Berita Banyumas

Pemerintah Hapus Syarat Tes Antigen untuk Perjalanan Domestik, PT KAI Daop 5 Tunggu Aturan Tertulis

Pemerintah menghapus syarat pelaku perjalanan domestik, baik darat, laut, maupun udara, harus menunjukkan hasil negatif tes antigen dan PCR.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Situasi kedatangan penumpang di Stasiun Purwokerto, Jumat (18/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah menghapus syarat pelaku perjalanan domestik, baik darat, laut, maupun udara, harus menunjukkan hasil negatif tes antigen dan PCR.

Namun, syarat ini hanya berlaku bagi pelaku perjalanan domestik yang telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis dua.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers, Senin (7/3/2022).

Kebijakan ini akan ditetapkan dalam surat edaran yang diterbitkan kementerian dan lembaga terkait, dalam waktu dekat.

Selain aturan perjalanan domestik, pemerintah juga mulai melonggarkan aturan adanya penonton dalam kompetisi olah raga.

Dengan syarat, penonton yang hadir secara fisik harus sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: KAI Daop 5 Purwokerto Bagikan Selebaran Antisipasi Pelecehan Seksual di Kereta

Baca juga: Hore! KA Kamandaka Kini Layani Rute Cilacap-Semarang PP, Tiket Promo Cuma Rp 70 Ribu

Baca juga: Patut Diwaspadai Pengendara yang Melintas! Berikut Jalur dan Titik Rawan Kecelakaan di Banyumas

Baca juga: Unik! di Banyumas Ada Wisata Kebun Buah di Belakang Kandang Ayam

Pelonggaran ini diterapkan seiring menurunnya secara signifikan kasus harian Covid-19 secara nasional yang dirawat di rumah sakit, serta tingkat kematian.

Terkait kebijakan ini, Manager Humas Daop 5 Purwokerto Ayep Hanapi mengatakan, pihaknya siap melaksanakan.

Namun, Ayep mengatakan, sambil menunggu aturan baru keluar, pihaknya masih menerapkan SE Kementerian Perhubungan (Kemenhub) No 97, dimana pelaku perjalanan kereta api masih harus menunjukkan hasil negatif tes antigen atau PCR.

"Intinya, KAI menunggu kebijakan dari pemerintah (Kementrian Perhubungan) terkait aturan orang bepergian dengan kereta api."

"Untuk saat ini, masih mengacu ke SE dari Kemenhub No 97," ujar Ayep kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/3/2022).

Baca juga: Waspada saat Ada Bercak Putih di Retina Mata Anak, Bisa Jadi Tanda Awal Kanker Mata

Baca juga: Viral, Video Puluhan Orang Berebut Uang Pecahan Rp 50 Ribu dan Rp 100 Ribu. Terjadi di Pekalongan

Baca juga: Patut Diwaspadai Pengendara yang Melintas! Berikut Jalur dan Titik Rawan Kecelakaan di Banyumas

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 8 Maret 2022: Rp 1.053.000 Per Gram

Pada masa pandemi Covid-19, Ayep memastikan, PT KAI tetap berkomitmen menerapkan protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah.

Tujuannya, setiap pelanggan merasa aman dan nyaman saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan menggunakan kereta api.

"KAI tetap berkomitmen mengoperasikan kereta api sesuai protokol kesehatan yang ketat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang sehat, selamat, aman, dan nyaman, sampai di stasiun tujuan," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved