Senin, 4 Mei 2026

Berita Tegal

Api Sempat Muncul Lagi di Kebakaran Kapal di Pelabuhan Tegal, Polisi Periksa 7 Saksi

Api yang menghanguskan belasan kapal nelayan dalam kebakaran di Pelabuhan Pelindo III Tegal, sempat kembali muncul dan membesar, Minggu (30/1/2022).

Tayang:
ISTIMEWA/DOK WARGA
Api kembali membakar kapal nelayan di Pelabuhan Pelindo III Tegal, Minggu (30/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Api yang menghanguskan belasan kapal nelayan dalam kebakaran di Pelabuhan Pelindo III Tegal, sempat kembali muncul dan membesar, Minggu (30/1/2022) pagi sekitar pukul 08.50 WIB.

Munculnya kobaran api kedua ini diduga dipicu tumpahan solar dari satu kapal yang terbakar. Api sempat membesar sekira 1-2 jam.

Padahal, sebelumnya, dalam kebakaran yang melalap 16 kapal itu, api berhasil dipadamkan total, Minggu sekira pukul 02.00 WIB.

Petugas pun kembali harus menjinakkan api yang sempat membara sekira dua jam.

Seorang warga, Agus (41), mengatakan, ia sempat kaget begitu api kembali membesar.

Apalagi, terdengar suara seperti ledakan yang menyertai munculnya api.

"Api membesar lagi. Sepertinya, karena ada solar yang tumpah," katanya, Minggu siang.

Baca juga: Butuh 21 Jam, Kebakaran 16 Kapal di Pelabuhan Tegal Kota Akhirnya Berhasil Padam

Baca juga: Kebakaran di Pelabuhan Tegal - Dua Kapal Tambari Hasil Pinjaman Bank Hangus: Angsuran Rp 14 Miliar

Baca juga: Konsumen Bisa Saksikan Atraksi Chef Mengolah Pasta Carbonara, Tersaji di Don Don Resto and Bar Tegal

Baca juga: Bikin Panik Warga Panggung Tegal Timur, Monyet Liar Masuk Permukiman, BPBD: Sudah Kami Evakuasi

Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, pihaknya bersama pemadam kebakaran masih fokus dengan proses pendinginan.

Karena yang perlu diwaspadai adalah bahan bakar yang mungkin masih tersimpan.

Sehingga, prioritas utama masih kepada proses pendinginan.

"Pada hari ini, kami masih fokus pada proses pendinginan. Kami masih mewaspadai kapal-kapal yang masih menyimpan bahan bakar," jelasnya.

Periksa 7 Saksi

Kendadi demikian, polisi juga melakukan penyelidikan pemicu kebakaran.

Setidaknya, ada 7 saksi yang sudah diperiksa atau dimintai keterangan oleh kepolisian.

Rahmad mengatakan, proses penyelidikan sudah dilakukan sejak Sabtu (29/1/2022), saat kebakaran mulai terjadi.

Selain saksi, polisi juga meminta keterangan dari para pemilik kapal yang menjadi korban.

"Kemarin, ada lebih dari 7 saksi dan ini akan berjalan terus," kata Rahmad, Minggu.

Rahmad menjelaskan, penyelidikan akan terus berjalan dan berkembang.

Para saksi dan pemilik kapal dimintai keterangan tentang SOP yang dilakukan dan awal mula melihat api.

Pihaknya pun akan melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng.

"Tentu saja, kami juga akan melibatkan Labfor Polda Jateng untuk melihat dan mengetahui lebih dalam," ujarnya.

Baca juga: Praveen/Melati Terdepak, PB Djarum Kirim 36 Atlet ke Pelatnas Cipayung 2022

Baca juga: 108 KK di Lebakbarang Pekalongan Masih Terisolasi Akibat Longsor, Bhayangkari Kirim Bantuan Sembako

Baca juga: Serabi Legendaris Mbok Sur di Jalan Bank Purwokerto Banyumas Tak Pernah Sepi Pembeli, Ada Sejak 1960

Baca juga: Melaju Terlalu ke Kiri, Mobil Masuk Parit di Tikungan Plesungan Karanganyar. Diduga Sopir Mengantuk

Sementara ini, menurut Rahmad, dugaan penyebab kebakaran masih bersumber dari korsleting di satu kapal nelayan yang sedang bersandar di pelabuhan tersebut.

Hal itu sesuai keterangan dari saksi mata.

Pihaknya belum menemukan fakta lain.

Meski begitu, para penyidik masih terus berupaya mengumpulkan keterangan-keterangan dari para saksi.

"Sejauh ini, dari saksi mata belum ada fakta lain. Yang dilihat adalah adanya korselting listrik dari satu kapal nelayan," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved