Berita Tegal

Tumpukan Sampah Menyumbat Aliran Sungai di Kota Tegal, Sehari Bisa Capai 36 Kubik

Aliran sungai di beberapa titik di Kota Tegal dipastikan tersumbat sampah seusai hujan deras. Sehari capai 36 kubik.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Petugas membersihkan sampah pada saluran air di Pesurungankidul, Kota Tegal, Selasa (18/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Sungai-sungai di Kota Tegal selalu dipenuhi sampah kiriman seusai terjadinya hujan deras.

Mulai dari sampah rumah tangga, plastik, bambu, batang pohon, kasur, dan yang lainnya menumpuk. 

Sungai-sungai yang menjadi langganan di antaranya adalah Sungai Kaligung, Sungai Sibelis, Sungai Siwatu, dan saluran sekunder di Pesurungankidul. 

Baca juga: Mengungkap Sejarah Tugu Shuttlecock di Kota Tegal, Wijanarto: Pernah Jadi Refensi Internasional

Baca juga: Dinkes Kota Tegal: Pekan Depan Mulai Vaksinasi Dosis Ketiga, Gunakan Vaksin Moderna

Baca juga: Dorres Awalnya Malu Pakai Seragam TK, Begini Cara Pejabat Pemkot Tegal Hibur Peserta Vaksinasi Anak

Baca juga: Kota Tegal Bakal Gunakan Vaksin Pfizer, Sasaran Utama Vaksinasi Dosis Ketiga Ada 23 Ribu Lansia

Petugas perawatan dan pemeliharaan sungai dari DPUPR Kota Tegal, Susanto mengatakan, aliran sungai di beberapa titik dipastikan tersumbat sampah seusai hujan deras. 

Sampah menumpuk begitu banyak. 

Dalam sehari ia dan petugas yang lain dapat mengangkut hingga 36 kubik sampah di sungai. 

"Sampah- sampah ini sampai menghambat aliran sungai."

"Beragam mulai sampah rumah tangga, bambu, batang pohon, kasir dan lain-lain," kata Susanto kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (18/1/2022).

Susanto mengatakan, petugas secara rutin selalu membersihkan sampah yang ada di sungai-sungai. 

Tetapi saat terjadi hujan deras, pekerjaan menjadi lebih ekstra. 

Ia mengatakan, sampah- sampah tersebut tidak hanya dari wilayah Kota Tegal

Termasuk saat terjadi hujan di wilayah Kabupaten Tegal, maka sampah akan terkirim dan menumpuk. 

"Dibutuhkan kesadaran dari masyarakat sendiri dan peran serta instansi pemerintah terkait."

"Kami berharap masyarakat tidak buang sampah sembarangan, apalagi di sungai," ungkapnya. (*)

Baca juga: Orangtua di Moga Pemalang Simpan Jenazah Anak 2,5 Bulan, Camat: Diduga Ikut Aliran Tertentu

Baca juga: Komplotan Pencuri dari Banyumas dan Pemalang Ditangkap, Bobol Kantor Pos di Lima Tempat

Baca juga: Mandi di Sungai Brondong Pekalongan, Bocah 9 Tahun Terseret Arus. Ditemukan Tewas di Pintu Bendungan

Baca juga: Petani Durian di Doro Pekalongan Panen Raya: Daging Buah Tebal dan Manis, Harga Mulai Rp 15 Ribu

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved