Penanganan Corona
Hartopo: Bulan Ini Selesai Vaksinasi Anak Dosis Pertama di Kudus
Untuk memastikan capaian vaksinasi pada anak berjalan sesuai target, Hartopo acapkali meninjau jalannya vaksinasi anak di sekolah.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
Hanya saja, KIPI tersebut terbilang ringan.
Hanya reaksi alergi berupa bentol-bentol.
Dalam menangani setiap temuan KIPI, pihaknya memiliki kelompok kerja yang bertugas menanganinya.
"Kami punya Pokja KIPI tingkat kabupaten."
"Jadi, selain di masing-masing Puskesmas, ada dokter penanggung jawab sekaligus penanggung jawab KIPI," kata dia kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (11/1/2022).
Dalam menangani KIPI, kata dia, pihaknya memiliki standar pengobatan sendiri.
Pihaknya juga mengonsultasikannya pada dokter ahli di bidangnya.
Selain itu, pihaknya juga melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah provinsi.
Ke depan, ketika ada KIPI yang menimpa anak pasca vaksin, dia meminta orangtua melapor ke pihak sekolah.
Kemudian pihak sekolah untuk bisa melaporkannya kepada dokter yang menangani.
"Disamping itu, nomor pihak dokter yang bertanggung jawab, sekolah sudah dishare orangtua murid."
"Sebaiknya lapor 1 kali 24 jam," kata dia. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/vaksinasi-sdn-2-bacin-kudus.jpg)