Jumat, 15 Mei 2026

Berita Pendidikan

PTM Sudah Boleh 100 Persen, Ini Contoh Skenario Belajar Mengajar di SMPN 3 Kudus

Di SMP Negeri 3 Kudus misalnya, dalam pembelajaran baik guru maupun siswa harus mengenakan masker.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/RIFQI GOZALI
Kondisi pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 3 Kudus, Selasa (4/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Kudus untuk jenjang SD dan SMP sudah berlangsung 100 persen.

Dalam pelaksanaannya, protokol kesehatan merupakan hal mutlak.

Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Kudus, Moch Zubaedi mengatakan, pembelajaran tatap muka memang dibolehkan dijalankan 100 persen untuk daerah yang menduduki level 2.

Pihaknya juga sudah membuat edaran untuk seluruh kepala SD dan SMP.

Baca juga: Potret Kemiskinan di Kudus, Satu Keluarga Berisi Lima Orang Tinggal di Rumah Ukuran 3,5 x 3 Meter

Baca juga: Bupati Kudus: Vaksinasi Anak Dimulai Pekan Depan, Skema Penyuntikan Sama Seperti Lainnya

Baca juga: Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, Mantan Pemain Persiku Kudus Wadul ke DPRD

Baca juga: Kudus Mulai Kembangkan Durian Musangking, Hartopo: Silakan Petani Studi Banding ke Malaysia

"Semua SMP SD sudah 100 persen tatap muka."

"Kudus kan level 2."

"Kami sudah buat edaran ke kepala SMP dan SD," kata Zubaedi kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (4/1/2022).

Untuk memastikan pembelajaran tatap muka tetap memerhatikan protokol kesehatan, Zubaedi juga menyempatkan untuk meninjau sejumlah sekolah.

Terakhir, dia meninjau SMP Negeri 3 Kudus.

"Kami sudah pesan ke semua pihak."

"Tetap prokes dijalankan."

"Walaupun 100 persen tetap dijalankan," kata dia.

Di SMP Negeri 3 Kudus misalnya, dalam pembelajaran baik guru maupun siswa harus mengenakan masker.

Sebelum masuk lingkungan sekolah, mereka harus cuci tangan, dan mengecek suhu tubuh.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Kudus, Suhartono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejak jauh-jauh hari perihal protokol kesehatan yang akan dilaksanakan dalam pembelajaran tatap muka.

Pihaknya juga telah membentuk Satgas di internal sekolah.

Pihaknya juga memberi tahu wali murid sejak sebelumnya jika pembelajaran tatap muka akan berlangsung 100 persen.

Katanya, wali murid pun mendukung.

"Untuk pembelajaran berlangsung 6 jam pelajaran."

"Setiap jam 40 menit."

"Ditambah istirahat 20 menit."

"Pembelajaran selesai pukul 11.20," kata dia. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Capaian Vaksinasi Anak di Kendal Sudah 30 Persen, Target Dosis Pertama Rampung 15 Januari

Baca juga: Sudah Beredar di Medsos, Chevaughn Walsh Striker Baru PSIS Semarang?

Baca juga: Sekolah di Kota Semarang Boleh Gelar PTM Full Day, Tapi Ini Syaratnya

Baca juga: Pemkab Pati Sementara Gunakan Stok Sinovac, Belum Dapat Kiriman Khusus Vaksinasi Anak

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved