Berita Jawa Tengah

Kudus Mulai Kembangkan Durian Musangking, Hartopo: Silakan Petani Studi Banding ke Malaysia

Bupati Kudus, HM Hartopo berharap para petani penanam durian berikut dinas pertanian setempat bisa menimba ilmu ke sentra musangking.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
PEMKAB KUDUS
Penanaman bibit durian musangking di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (21/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemkab Kudus sedang mengembangkan durian musangking di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe.

Upaya pengembangan tersebut dilakukan secara simbolis melalui penanaman bibit durian dan pembagian 200 bibit musangking kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) Sarirejo, Selasa (21/12/2021)

Baca juga: Sidak Tempat Karaoke di Kudus, Hartopo Sebut Pengelola Masih Ingin Mengajak Kucing-kucingan

Baca juga: Muktamar NU di Lampung - Ketua PCNU Kudus Harap Pemilihan Gunakan Sistem Ahlul Halli Wal Aqdi

Baca juga: Yuni Kartika Terpilih Jadi Ketua Umum PBSI Kudus Periode 2021-2025

Baca juga: Catat! Mobil Tujuan Tempat Wisata di Kudus Bakal Diputar Balik, Khusus 25 Desember dan 2 Januari

Bupati Kudus, HM Hartopo mengatakan, durian musangking masyhur karena rasanya yang lezat.

Durian itu dikenal dari Malaysia.

Di sana, durian ditanam di tanah merah.

Untuk itu, dia berharap para petani penanam durian berikut dinas pertanian setempat bisa menimba ilmu ke sentra musangking.

Atau, kalau perlu datangkan petani yang berhasil mengembangkan musangking ke desa tersebut untuk berbagi pengalaman.

" Durian Musangking itu jenis durian yang unggul."

"Kami tahu durian ini yang enak di Malaysia."

"Silakan untuk studi banding ke Malaysia atau ke wilayah Indonesia lainnya yang berhasil mengembangkan duriang musangking."

"Kalau tidak ya ahlinya didatangkan ke sini," kata Hartopo kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (21/12/2021).

Kalau pengembangan berhasil, Hartopo optimistis petani durian di Desa Rejosari sejahtera.

Tak hanya durian, Pemkab Kudus mengajak petani buah-buahan lainnya gencar mengembangkan potensi.

Sehingga lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal dan berdampak positif bagi para petani.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved