Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Petugas Segel Tempat Bar di Gedongan Colomadu, Satpol PP Karanganyar: Belum Miliki Izin Operasional

Dalam audiensi antara perwakilan FGMB dengan Bupati Karanganyar, Juliyatmono diputuskan bar tersebut tidak boleh beroperasi karena belum berizin.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMKAB KARANGANYAR
Anggota Satpol PP Kabupaten Karanganyar menyegel sebuah bar di wilayah Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (4/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Satpol PP Kabupaten Karanganyar menyegel bar di wilayah Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, Selasa (4/1/2022). 

Kasi Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Agung Prasetyo menyampaikan, penyegelan terhadap bar tersebut dilakukan guna menindaklanjuti hasil audiensi antara Forum Masyarakat Gedongan Bersatu (FMGB) dengan Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Podang I Setda Kabupaten Karanganyar. 

Baca juga: Warga Dusun Suruh Tani Karanganyar Bernapas Lega, Usulan Calon Kadus Ditolak Pihak Kecamatan

Baca juga: Tahap Dua Proyek Gedung Teater Karanganyar Sudah Rampung, Ini Penampakannya

Baca juga: Karanganyar Belum Sepenuhnya Terapkan PTM 100 Persen, Alasannya Masih Berhati-hati

Baca juga: Satu Jam Hujan Deras, Talud Jembatan Longsor di Desa Wukirsawit Karanganyar, Mobil Dilarang Melintas

"Ada enam personel yang terlibat."

"Penyegelan berlangsung kondusif," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (4/1/2022).

Dia menuturkan, bar tersebut dalam kondisi tutup sejak 31 Desember 2021.

Anggota Satpol PP telah berkoordinasi dengan pengelola bar sebelum dilakukan penyegelan dan pengelola menerima keputusan itu.

"Tidak diizinkan beroperasi."

"Sampai (penyegelan) kapannya belum tahu," ucapnya. 

Adapun dalam audiensi antara perwakilan FGMB dengan Bupati Karanganyar, Juliyatmono diputuskan bar tersebut tidak boleh beroperasi karena belum berizin.

Diduga izin tempat usaha tersebut tidak sesuai dengan peruntukan awal.

Itu karena izin usaha dalam aplikasi Online Single Submission (OSS) tersebut adalah untuk usaha restoran.

Akan tetapi tempat tersebut melakukan penjualan miras.

Di sisi lain, alih fungsi lahan diduga tidak sesuai prosedur.

Pasalnya bangunan bar tersebut berdiri di atas tanah kas desa. (*)

Baca juga: Ditemukan Tewas, Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Kedua Bocah Tenggelam di Pantai Suwuk Kebumen

Baca juga: Asyik Mandi di Pantai Suwuk Kebumen, Tujuh Bocah Tersapu Ombak. Satu Masih Hilang

Baca juga: Cilacap Banjir Pujian, Dinilai Berhasil Budidayakan Ikan Sidat, Segara Anakan Jadi Jujukan Peneliti

Baca juga: Lewat Rel, Warga Kroya Cilacap Tewas Tertabrak KA Argowilis. Sempat Terlempar Jatuh ke Sungai Tipar

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved