Berita Jawa Tengah
Lereng Batu Kapur di Pati Alami Longsor, Suhardi: Hari Sebelumnya Sudah Terlihat Ada Retakan
Penambangan batu kapur di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, mengalami longsor, Senin (3/1/2022) sekira pukul 05.30. Ini penyebabnya.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Lokasi penambangan batu kapur di Kawasan Pegunungan Kendeng, perbatasan Desa Kedungwinong dan Baleadi, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, mengalami longsor, Senin (3/1/2022) sekira pukul 05.30.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Hal itu karena memang waktu kejadian masih pagi hari dan belum ada pekerja beraktivitas.
Baca juga: BS Akhirnya Rayakan Tahun Baru di Penjara, Ditangkap Karena Hendak Edarkan Ribuan Pil Koplo di Pati
Baca juga: Warga Asal Pati Ini Kena Tipu Rp 175 Juta, Terbujuk Imingan Lolos Tes CPNS
Baca juga: Ribuan Miras Digilas Gunakan Mesin Slender - Hasil Operasi Lilin Candi 2021 Polres Pati
Baca juga: Vaksinasi Anak di Pati Sudah Dimulai, Total Sasaran Capai 225 Ribu Orang
Kepala Desa Baleadi, Suhardi mengatakan, beberapa hari sebelum kejadian, ada retakan di lokasi longsor.
Kondisi ini membuat penambang menghentikan aktivitasnya.
“Dua hari sebelum kejadian sudah diantisipasi."
"Alat berat dievakuasi pemilik tambang,” ujar dia kepada Tribunbanyumas.com, Senin (3/1/2022).
Menurut Suhardi, aktivitas tambang membuat tanah tidak menyatu.
Selain itu, tidak ada pohon-pohon yang menjadi penopang sehingga terjadilah longsor.
“Tanahnya itu ada sela-selanya."
"Karena ada tambang, ada pergerakan tanah."
"Terlebih saat ini musim hujan."
"Air hujan menambah risiko longsor,” jelas dia.
Suhardi meminta pemilik tambang lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitasnya, agar kejadian ini tidak terulang.
“Kami beri arahan untuk hati-hati."