Berita Narkoba

BS Akhirnya Rayakan Tahun Baru di Penjara, Ditangkap Karena Hendak Edarkan Ribuan Pil Koplo di Pati

BS ditangkap petugas Polres Pati karena hendak mengedarkan ribuan butir obat terlarang yang dikenal sebagai pil koplo.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TribunJateng.com/Hermawan Handaka
ILUSTRASI Narkoba. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Pemuda asal Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati berinisial BS harus menerima nasibnya melewati malam tahun baru di dalam sel tahanan. 

Ia ditangkap petugas Polres Pati karena hendak mengedarkan ribuan butir obat terlarang yang dikenal sebagai pil koplo.

Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing mengatakan, obat tersebut rencananya akan diedarkan oleh pelaku di wilayah Juwana pada saat malam tahun baru. 

Baca juga: Ribuan Miras Digilas Gunakan Mesin Slender - Hasil Operasi Lilin Candi 2021 Polres Pati

Baca juga: Video Viral, Empat Kades di Pati Karaoke Ditemani PK. Ini Sanksi yang Diberikan Pemkab

Baca juga: Vaksinasi Anak di Pati Sudah Dimulai, Total Sasaran Capai 225 Ribu Orang

Baca juga: Pemkab Pati Hibahkan Rp 20 Miliar Bangun Polres Pati, Haryanto: Biar Kantornya Lebih Representatif

Dia menyebut, dari tangan pelaku polisi menyita 560 tablet trihexyphenidyl, 141 butir tramadol HCl, 330 obat warna putih berlogo y, dan ratusan pil jenis lain.

"Tersangka order dan mendapatkan pil koplo pada pertengahan Desember 2021."

"Sempat diedarkan ke beberapa pembeli di sekitaran Juwana," kata Kapolres Pati, AKBP Cristian Tobing kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (1/1/2022). 

Selain sebagai pengedar, BS juga mengaku mengonsumsi sendiri obat-obatan tersebut. 

Obat terlarang tersebut didapatkan pelaku dengan cara memesan secara daring dari luar Jawa Tengah.

"Sedang kami kembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar."

"Identitas dari pemasok juga sudah kami dapatkan," kata AKBP Christian.

Tersangka mengaku sudah hampir satu tahun menjalankan bisnis terlarangnya.

Momen seperti tahun baru atau libur panjang merupakan saat paling banyak mendapat pesanan.

Tersangka dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukumannya adalah lima tahun penjara. (*)

Baca juga: PSIS Semarang Mulai Pelajari Permainan Persija Jakarta, Jadi Lawan Perdana Putaran Kedua Liga 1

Baca juga: Setahun Ada 123 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan di Kebumen, Begini Uraian Lengkap Pak Kapolres

Baca juga: Ciptakan Lingkungan Sehat, Kodim 0709 Kebumen Bantu Pembagunan 654 Jamban Warga di Lima Kecamatan

Baca juga: Ganjar Perintahkan Gelar Operasi Pasar di Jateng, Akibat Tingginya Harga Minyak Goreng

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved