Astra Motor Yogyakarta
Berkendara Saat Kondisi Hujan, AHM Berikan Tips Mengerem Cara Aman, Yuks Disimak
Musim hujan masih mengguyur wilayah Indonesia, kondisi hujan mendadak saat berkendara motor pun sering terjadi ditengah aktivitas padat akhir tahun.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Musim hujan masih mengguyur wilayah Indonesia, kondisi hujan mendadak saat berkendara motor pun sering terjadi di tengah aktivitas padat akhir tahun.
Dilansir dari info BMKG, wilayah Jawa Tengah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai petir atau kilat dan angin kencang di beberapa wilayah pada siang hingga malam hari.
Sehingga sangat disarankan bagi bikers untuk menepi saat hujan demi menghindari risiko berbahaya dan #cari_aman.
Baca juga: Pamungkas Akhir Tahun, Astra Motor Yogyakarta Gelar Jelajah Alam Honda CRF150L, Ini Keseruannya
Baca juga: Hari Ibu, Astra Honda Yogyakarta Edukasi Cara Aman Bonceng Anak Saat Berkendara
Baca juga: Begini Cara Astra Motor dan Gizindo Yogyakarta Latih Safety Riding Kurir Pengantar Susu
Baca juga: Safety Riding Lab Astra Honda Hadir di Malang, Lokasinya di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen
Bila dalam kondisi mendesak sehingga harus tetap berkendara saat hujan, bikers tentu perlu menyiapkan jas hujan berwarna cerah dengan model baju sendiri dan celana sendiri.
Bukan jas hujan yang memanjang ke bawah, serta menggunakan helm dengan kaca bening untuk keamanan dan kenyamanan saat berkendara.
Setelah hujan deras mengguyur, bikers tentu akan dihadapkan pada situasi aspal yang basah dan genangan – genangan air di jalanan.
Sehingga pengendalian motor akan berbeda bila dibandingkan saat kondisi jalanan kering dikarenakan kondisi yang basah membuat jalanan terasa lebih licin.
Lantas bagaimana melakukan pengereman yang aman saat dalam kondisi tersebut?
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Alfian Dian Pradana menjelaskan, bikers harus paham tugas ban motor adalah menopang bobot kendaraan.
Mencengkram dan berputar melintasi permukaan jalan, meredam benturan, dan menyalurkan tenaga mesin menjadi tenaga dorong untuk kendaraan.
Sedangkan ketika kondisi aspal basah, tugas ban akan bertambah yaitu menekan dan mengarahkan air keluar dari jalur ban yang mengakibatkan butuh waktu tambahan untuk optimal mengeluarkan air dari jalurnya.
Dan waktu tambahan inilah yang harus bikers penuhi agar ban tidak kehilangan cengkraman dari aspal.
Berkendara dengan kecepatan rendah sangat membantu ban memiliki waktu untuk mengusir air dari jalur ban.
Hindarilah manuver yang tiba – tiba, pengereman untuk berhenti bisa dilakukan dengan menutup gas sempurna agar tenaga mesin hilang secara normal.
Kemudian dilanjutkan pengereman kombinasi depan dan belakang bersamaan, sedikit lebih kuat yang depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/alur-ban-bertugas-membuang-air-agar-ban-mencengkram-permukaan-jalan.jpg)