Berita Kudus

Bupati Kudus Izinkan Event saat Libur Natal dan Tahun Baru, Terbatas di Dalam Ruangan

Pemerintah Kabupaten Kudus memperbolehkan adanya event yang digelar saat Natal maupun tahun baru.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Bupati Kudus HM Hartopo, saat ditemui wartawan di Pemkab Kudus, Jumat (23/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus memperbolehkan adanya event yang digelar saat Natal maupun tahun baru.

Hanya saja, peserta atau jumlah pengunjung event tersebut harus dibatasi.

"Event terbatas diperbolehkan tapi sangat terbatas sekali," ujar Bupati Kudus HM Hartopo, Minggu (12/12/2021).

Hartopo menegaskan, event yang dimaksud misalnya kegiatan di objek wisata.

Begitu juga, even yang digelar saat malam Tahun Baru, juga harus ada pembatasan serta penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: RS Mardi Rahayu Kudus Perluas Layanan Ambulans Gratis, Jemput Pasien hinga Luar Daerah

Baca juga: Bupati Kudus: Pengelola Wisata dan Pusat Perbelanjaan Wajib Sediakan Barcode PeduliLindungi

Baca juga: ASN Kudus Dilarang Cuti dan Keluar Kota saat Libur Nataru meski PPKM Level 3 Batal, Ini Penyebabnya

Baca juga: Akhir Tahun Capai 80 Persen, Target Vaksinasi di Kudus, Dinkes: Kurang 7 Persen Lagi

Syaratnya, event yang digelar di dalam ruangan, maksimal hanya boleh diikuti 25 persen dari total kapasitas ruangan.

"Kalau event yang digelar di luar ruangan, jangan dulu lah atau apa dulu event-nya," ujar dia.

Event di luar ruangan, katanya, diperbolehkan ketika ada pembatasan dan tidak berpotensi mengundang kerumunan.

Misalnya, event komunitas, kata Hartopo, hanya orang-orang tertentu atau yang berkepentingan yang boleh datang.

"Kalau dangdut, ya jangan. Itu mengundang banyak orang," kata dia.

Namun, Hartopo menegaskan, jika momentum Natal maupun Tahun Baru, sebaiknya dirayakan secara terbatas oleh keluarga masing-masing.

Hal itu untuk menghindari terjadinya klaster penularan Covid-19.

Baca juga: Gelar Mudik Online, Jasa Raharja Bagi-bagi Paket Internet Rp 150 Ribu. Begini Cara Mendapatkan

Baca juga: Wayang Lalu Lintas Polres Purbalingga Pentas di Pengungsian, Hibur Anak-anak Korban Erupsi Semeru

Baca juga: Vaksinasi Covid di Banyumas Capai 74 Persen, Kini Mulai Sasar Anak Umur 6-12 Tahun

Baca juga: Cari Jajanan Tradisional Langka? Datang Saja ke Pasar Slumpring Tegal, Ada Cetot hingga Nasi Ponggol

Hartopo juga memerintahkan supaya setiap pusat perbelanjaan dan objek wisata melengkapi diri dengan barcode Pedulilindungi di pintu masuk.

Hal itu untuk mengetahui kepemilikan sertifikat vaksin pada setiap pengunjung yang akan masuk.

"Dengan aplikasi tersebut, masyarakat semakin sadar bahwa vaksin itu memang penting," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved