Berita Kriminal Hari Ini

Perkelahian Berujung Maut di Kendal, Kapolres: Dipicu Asmara Rekan Kerja

Korban adalah Imam Ali Murtadho (21) warga Desa Gubugsari, Kecamatan Pengandon, Kabupaten Kendal merupakan teman satu pekerjaan dengan tersangka.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Tersangka pembunuhan di Kabupaten Kendal, M Muskaf Ulumudin (20) digelandang ke Mapolres Kendal, Senin (6/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Satreskrim Polres Kendal membekuk M Muskaf Ulumudin (20) warga Dusun Tegalsari, Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, tersangka pembunuhan terhadap temannya pada 4 Desember 2021.

Korban adalah Imam Ali Murtadho (21) warga Desa Gubugsari, Kecamatan Pengandon, Kabupaten Kendal merupakan teman satu pekerjaan dengan tersangka.

Pada awalnya, kedua remaja ini terlibat perselisihan asmara dengan perempuan satu pekerjaan.

Baca juga: Warga Gubugsari Kendal Ditemukan Tewas di Selokan, Hasil Autopsi Meninggal karena Cekikan

Baca juga: Kasus Penemuan Mayat di Selokan di Kendal Terungkap, Diduga Dibunuh karena Masalah Asmara

Baca juga: Mimpi SMAN 1 Kaliwungu Kendal yang Belum Terwujud, Buka Jurusan Olahraga, Karena Alasan Ini

Baca juga: Pemkab Kendal Usul Cabut 7 Perda di Kendal, Dinilai Tak Selaras UU Cipta Kerja, Begini Respon Dewan

Pada Sabtu (4/12/2021) malam, keduanya bertemu di wilayah Kota Kendal untuk meluruskan percekcokan.

Hingga akhirnya, Muskaf dan Imam terlibat perkelahian di pinggir jalan Kelurahan Balok, Kecamatan Kota Kendal.

Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto mengungkapkan, dalam perkelahian itu, korban jatuh tersungkur ke selokan pinggir jalan.

Kemudian, tersangka mencekik leher korban hingga tak bernapas.

"Hasil autopsi dengan keterangan tersangka ada kesesuaian."

"Yaitu, penyebab meninggalnya korban karena cekikan hingga lemas dan meninggal."

"Di paru-parunya kemasukan air karena wajah menelungkup ke bawah," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (6/12/2021).

Ia mengapresiasi kinerja Satreskrim Polres Kendal yang menangkap tersangka kurang dari 24 jam saat kejadian.

Tersangka dibekuk di Jalan Bandengan saat mengendarai sepeda motor pada Minggu (5/12/2021) malam.

Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Daniel Artasasta Tambunan menambahkan, selain terdapat bekas cekikan pada leher korban, hasil autopsi menunjukkan ada bekas luka di tempurung kepala.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved