Breaking News:

Berita Tegal Hari Ini

Banjir di Tegal Disebabkan Karena Hujan Ekstrem, Berikut Penjelasan Lengkap BMKG

Pemicu dari terjadinya hujan ekstrem di Tegal Raya karena adanya fenomena Siklon Tropis Paddy. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Seorang warga sedang melintasi genangan air di Jalan Jalak Timur, Kota Tegal, dampak hujam ekstrem semalaman, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tegal, memberikan penjelasan penyebab terjadinya hujan deras semalaman di wilayah Tegal Raya

Bahkan hujan deras tersebut, menyebabkan sebagian wilayah di Kota Tegal dan Kabupaten Tegal harus terendam banjir serta genangan air di sejumlah ruas jalan. 

Baca juga: Ini Alasan Warga Belum Boleh Masuk Alun-alun Kota Tegal, Padahal Pagar Seng Sudah Dibongkar

Baca juga: Diguyur Hujan Semalaman, Sungai Cacaban Tegal Meluap Banjiri Rumah Warga di Mlangse Suradadi

Baca juga: Kota Tegal Dikepung Banjir, Yanti Terpaksa Dorong Motor Karena Mogok: Ini Air Sampai Lutut

Baca juga: Baron Hill Guci Tegal Tambah Spot Foto, Terbaru Dino Land: Tempat Foto Berlatar Dinosaurus

Prakirawan BMKG Tegal, Sri Nurlatifah menjelaskan, hujan semalaman yang terjadi di wilayah Tegal Raya masuk kategori hujan ekstrem.

Curah hujan tercatat mencapai 144,2 milimeter per hari. 

Hujan ekstrem tersebut merata di wilayah Tegal Raya

"Itu masuknya hujan ekstrem dengan curah hujan 144,2 milimeter per hari," kata Sri kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/11/2021).

Sri menjelaskan, pemicu dari terjadinya hujan ekstrem tersebut karena adanya fenomena Siklon Tropis Paddy

Data BMKG, pada Senin (22/11/2021) Siklon Tropis Paddy terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah. 

Intensitas fenomena tersebut diprediksi akan menurun dalam waktu 24 karena mengarah ke arah barat. 

Namun, menurut Sri, Siklon Tropis Paddy masih bisa terjadi tergantung suhu muka laut dan dinamika atmosfer. 

"Kami mengimbau, masyarakat yang berada di wilayah bantaran sungai, lereng bukit atau gunung agar tetap waspada."

"Tentunya juga terus memperhatikan informasi cuaca dari BMKG," pesannya. (*)

Baca juga: Tersisa Satu Tahun Pimpin Cilacap, Bupati Tatto dan Wabup Syamsul Janji Optimalkan Pembangunan

Baca juga: Bupati Cilacap Larang Warga Gelar Pesta selama Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Vaksinasi Covid Tercapai 70 Persen, Bupati Banyumas: Harusnya, PPKM Turun dari Level 2 ke Level 1

Baca juga: Tak Ada Tilang di Operasi Zebra Candi Banyumas, Kecelakaan Lalu Lintas Turun dibanding Tahun Lalu

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved