Berita Kesehatan

Lurah Parakancanggah Banjarnegara Bikin Gerakan PSN Massal, Cegah Chikungunya Tanpa Fogging

Di Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara misalnya, tercatat ada 26 warga terinfeksi chikungunya. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANJARNEGARA
Sejumlah warga di Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara sedang mengantre vaksin, Selasa (16/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Belum hilang wabah Covid-19, sebagian warga Banjarnegara diresahkan serangan virus chikungunya.

Di Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara misalnya, puluhan warga terinfeksi chikungunya. 

Ada 26 warga tercatat terinfeksi chikungunya.

Baca juga: Ganjar Sebut Banjarnegara Jadi Perhatian Nasional Saat Musim Penghujan, Karena Kondisi Ini

Baca juga: Cegah Gelombang 3 Ledakan Covid, Dokter RSI Banjarnegara Minta Warga Tak Lengah Jaga 3M

Baca juga: Puluhan Warga Parakancanggah Banjarnegara Terinfeksi Chikungunya, Berikut Gejala Penderitanya

Baca juga: Tidak Menurun, Begini Antusiasme Warga Ikuti Vaksinasi Dosis Kedua di Desa Pucang Banjarnegara

Itu baru yang memeriksakan diri di Puskesmas terdekat.

Belum termasuk mereka yang berobat ke dokter, rumah sakit, atau tidak berobat. 

Banyaknya kasus warga yang terinfeksi chikungunya, mengharuskan pihak kelurahan setempat untuk bergerak menanganinya. 

Pihak kelurahan pun berencana akan mengadakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) massal dalam waktu dekat ini. 

"Untuk fogging tidak direkomendasikan karena bisa mengganggu pernapasan."

"Terus nyamuk yang mati hanya yang beterbangan," kata Sarwosri, Lurah Parakancanggah itu kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (19/11/2021). 

Karena itu, pihaknya tidak menggunakan cara fogging untuk memberantas nyamuk.

Pemberantasan nyamuk pembawa virus chikungunya akan dilakukan dengan membersihkan tempat-tempat yang dicurigai menjadi sarang nyamuk. 

Tim akan memeriksa bak penampungan air di rumah-rumah warga untuk memastikannya bersih dari jentik nyamuk. 

Di musim penghujan ini, banyak timbul genangan air yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. 

Wajar, di musim penghujan, populasi nyamuk pembawa virus berkembang sangat cepat.

Ini pada akhirnya memengaruhi jumlah kasus warga yang terserang chikungunya semakin meningkat. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved