Berita Jawa Tengah

Ganjar Pilih Upacara Hari Pahlawan di Desa Terpencil Blora, Alasannya Ada Makam 'Singa Betina'

Ganjar sebelumnya telah datang bersama mahasiswa dan masyarakat Aceh di Semarang untuk ziarah dan membersihkan makam Pocut Meurah Intan.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sedang mengikuti upacara Hari Pahlawan di Lapangan Sendang, Dukuh Weru, Desa Temurejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memperingati Hari Pahlawan pada Rabu (9/11/2021) dengan menggelar upacara di salah satu desa terpencil wilayah Kabupaten Blora.

Upacara itu digelar di Lapangan Sendang, Dukuh Weru, Desa Temurejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Bukan tanpa alasan, di desa itulah, bersemayam makam pejuang yang mendapat julukan Singa Betina dari Aceh, Pocut Meurah Intan.

Baca juga: Ganjar Bersilaturahmi ke Sedulur Sikep Samin, Bantu Bangun Akses Air Bersih, Ini Tanggapan Mereka

Baca juga: Gubernur Ganjar Berziarah di Blora, Janji Bakal Perbaiki Kompleks Makam Pocut Meurah Intan

Baca juga: Begini Hebohnya Warga Desa Temurejo Blora, Gubernur Ganjar Ikuti Upacara Hari Pahlawan

Baca juga: Gubernur Ganjar Minta Semua Pihak Siaga Bencana hingga April: Semua Perlatan Harus On dan Stanby

Ganjar sebelumnya telah datang bersama mahasiswa dan masyarakat Aceh di Semarang untuk ziarah dan membersihkan makam Pocut Meurah Intan.

Setelah itu, ia meminta agar upacara Hari Pahlawan digelar di dekat makam tersebut.

Upacara itu digelar sangat sederhana.

Tempatnya pun kecil, di lapangan pinggir desa yang dikelilingi persawahan.

Namun, upacara tetap berjalan khidmad dan penuh makna.

"Di tempat ini, bersemayam jenazah pejuang dari Aceh."

" Pocut Meurah Intan, yang orang sini biasa memanggil Mbah Cut."

"Warga sini telah merawat makam beliau. Ini membuktikan, bahwa kepahlawanan tidak memandang apa sukunya, rasnya maupun agamanya."

"Selagi berjuang untuk Indonesia Raya, mereka adalah pahlawan kita," kata Ganjar.

Maka Ganjar memberikan hormat setinggi-tingginya pada masyarakat yang telah merawat makam Pocut Meurah Intan.

Hormat juga ia sampaikan pada masyarakat Makassar yang telah merawat makam Pangeran Diponegoro, masyarakat Sumedang yang merawat makam Cut Nyak Dien dan masyarakat Minahasa yang merawat makam Tuanku Imam Bonjol.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved