Breaking News:

Berita Karanganyar

Jelang Derby Arema vs Persebaya di Manahan Solo, Polisi Putar Balik Suporter di Karanganyar

Sejumlah suporter sepak bola terciduk anggota Polres Karanganyar yang sengaja melakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan Karanganyar-Kota Solo.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dokumentasi Humas Polres Karanganyar
Sejumlah suporter terjaring penyekatan di wilayah perbatasan Karanganyar-Kota Solo menjelang laga Arema Malang vs Persebaya Surabaya, Sabtu (6/11/2021). Mereka dinaikan truk Dalmas dan di antar pulang ke tempat asal. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Sejumlah suporter sepak bola terciduk anggota Polres Karanganyar yang sengaja melakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan Karanganyar-Kota Solo, Sabtu (6/11/2021).

Mereka terjaring penyekatan saat berniat memberi dukungan dalam laga lanjutan Liga 1 2021 yang mempertemukan Arema Malang vs Persebaya Surabaya, di Stadion Manahan Solo, Sabtu malam.

Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko mengatakan, penyekatan dilakukan di enam titik, selama dua hari, mulai Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Disdikbud Karanganyar: Sudah Ada 654 Orang Ajukan Reward Masuk PTN, Masih Bisa Bertambah

Baca juga: Begini Cara Pemkab Karanganyar Turunkan Lagi Angka Kemiskinan, Tahun Lalu Sempat Naik

Baca juga: Pasca Viral Siswa SD Jalan Kaki Enam Kilometer ke Sekolah, Wabup Karanganyar Belikan Sepeda Onthel

Baca juga: Skor Akhir 1-1 di Stadion Bhumi Phala Temanggung, Persika Karanganyar Vs Persak Kebumen

Beberapa personel melakukan penjagaan tersebar di beberapa titik, di antaranya di Simpang Tiga Sroyo, Jembatan Grompol, Exit Tol Colomadu, Klodran, Gondangrejo, dan Kebakkramat.

"Dalam penyekatan selama dua hari, terjaring sekitar 200-an suporter bola dan kami minta balik dengan," katanya saat dihubungi, Minggu (7/11/2021).

Mereka yang tak membawa kendaraan, menurut Agung, dipulangkan menggunakan truk Dalmas secara estafet.

"Estafet dari Solo menuju Karanganyar, kemudian Sragen, dinaikan menggunakan truk Dalmas," imbuhnya.

Agung mengatakan, tujuan penyekatan ini tak hanya mengurangi kerumunan di tengah Pandemi Covid-19 tetapi juga mengantisipasi potensi konflik maupun gangguan keamanan masyarakat.

Apalagi, seluruh pertandingan di Liga 1 digelar tanpa penonton. (*)

Baca juga: Ingin Banyumas Turun ke Level 1 PPKM, Bupati Husein Targetkan Vaksinasi Covid di November 70 Persen

Baca juga: Sopir Vanessa Angel Terancam Jadi Tersangka, Akui Main Ponsel dan Melaju 120 Km/Jam saat Kecelakaan

Baca juga: Hasil Kerajinan Makrame Warga Banjarnegara Ini Mulai Diminati Pasar, Sayang Terkendala Modal

Baca juga: Manfaatkan! PT KAI Daop 5 Purwokerto Sediakan 785 Tiket Gratis Kereta bagi Guru, Nakes, dan Veteran

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved