Breaking News:

Berita Purbalingga

Antisipasi Dampak La Nina, BPBD Purbalingga Pastikan Peralatan dan Personel Siap Hadapi Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga mewaspadai peningkatan curah hujan sebagai dampak fenomena La Nina.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Anggota tim gabungan memastikan perahu karet yang dimiliki siap digunakan saat bencana alam terjadi, dalam Apel Gelar Pasukan Dalam rangka Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Tahun 2021, di Alun-alun Purbalingga, Selasa (2/11/2021). 

Setelah apel, masing-masing organisasi dan instansi yang terlibat menurunkan personel dan peralatan penanggulangan bencana yang dimiliki.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, untuk menanggulangi bencana, tidak cukup unsur yang disebutkan di atas.

Butuh sengkuyung pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, bersama masyarakat, lewat cara menyediakan posko bencana.

"Khususnya, di titik-titik yang mempunyai potensi bencana atau yang setiap tahun rutin terjadi bencana," katanya dalam rilis yang diterima.

Tiwi, sapaan bupati mengatakan, Purbalingga merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang rawan bencana alam, karena memiliki dataran tinggi, pegunungan, dan dialiri beberapa sungai besar.

Bahkan, di pekan ketiga Oktober lalu, telah terjadi beberapa bencana.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 3 November 2021: Rp 1.871.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Pagi Ini, Rabu 3 November 2021: Waspada! Hujan Diperkirakan Terjadi Siang-Malam

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Rabu 3 November 2021: Siang hingga Malam Diperkirakan Hujan

Di antaranya ,banjir Sungai Lareng yang membawa material batu besar dan mengakibatkan ruas Jalan Kramat-Sirau terganggu.

Kemudian, banjir Sungai Karang menyebabkan talud oprit jembatan Grantung-Pekiringan ambruk dan jalan terputus.

Sementara, banjir Sungai Muli merusak talud dan menyapu tiga lapak pedagang pasar di Desa Tunjungmuli, Karangmoncol.

"Dengan curah hujan yang mulai tinggi, mari kita jaga diri bersama-sama dan melakukan beberapa upaya antisipasi bencana, misalnya, tidak membuang sampah sembarangan, menggencarkan penghijauan penanaman pohon."

"Jadi, yang kita antisipasi, tidak hanya masalah Covid-19 akan tetapi masalah kebencanaan juga penting," pesan bupati. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved