Breaking News:

Berita Nasional

Tak Lagi Wajib Pakai PCR, Syarat Penerbangan Domestik Semua Rute Kini Boleh Pakai Hasil Antigen

Pemerintah kembali mengizinkan penggunaan hasil tes rapid antigen sebagai syarat penerbangan domestik.

Editor: rika irawati
Tribun Jogja/Hasan Sakri Gozali
ILUSTRASI. Pesawat Citilink dalam penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta tujuan Yogyakarta mendarat mulus di Bandara Internasional Yogyakarta dalam proving flight atau penerbangan uji coba take off dan landing di bandara ini, Kamis (2/5/2019). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah kembali mengizinkan penggunaan hasil tes rapid antigen sebagai syarat penerbangan domestik.

Hanya, syarat ini berlaku bagi mereka yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

Aturan ini berlaku di masa penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) periode 2-15 November 2021.

Ketentuan baru tersebut berlaku untuk penerbangan di daerah dengan status PPKM Level 3, Level 2, maupun Level 1 di Jawa-Bali.

Aturan itu tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 57 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Baca juga: Resmi Turun, Berikut Tarif Tes PCR dan Antigen Terbaru

Baca juga: Gara-gara Syarat Tes PCR, Pembukaan Penerbangan Komersial Perdana Jakarta-Ngloram Blora Tertunda

Baca juga: Harga Tes PCR Turun, Citilink Kembali Mengudara Lewat Bandara JB Soedirman Mulai 25 November 2021

Baca juga: Patuh Turunkan Tarif Tes PCR, RSUD Kardinah Tegal Minta Pemerintah Juga Turunkan Harga Alat Reagen

Pada beleid yang diperbaharui per 2 November 2021 itu, diatur pelaku perjalanan yang menggunakan pesawat wajib menunjukkan kartu vaksin, minimal dosis pertama.

Selain itu, wajib pula menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

Bagi penumpang yang melakukan perjalanan antar bandara di wilayah Jawa-Bali maka syarat penerbangannya yakni wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Selain itu, wajib memiliki hasil tes negatif Covid-19 yang bisa dari antigen atau RT-PCR.

Ketentuannya, bagi penumpang yang baru vaksin dosis pertama harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved