Breaking News:

Berita Banyumas

Gadis Cilik di Ajibarang Banyumas Jalani Ritual Potong Rambut Gimbal, Minta Mobil sebagai Syarat

Isak tangis mewarnai prosesi pemotongan rambut gimbal seorang anak di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Minggu (10/10/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Pribadi Rudi Siswanto
Prosesi pemotongan rambut gimbal Marisca Asri (4), seorang anak di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Isak tangis mewarnai prosesi pemotongan rambut gimbal seorang anak di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Minggu (10/10/2021).

Prosesi ritual pemotongan rambut gimbal dilaksakan di bawah pohon pisang. Para peserta menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Anak yang menjalani ritual pemotongan rambut gimbal itu adalah Marisca Asri (4).

Sekilas, rambut Marisca tampak normal. Namun, setelah dilihat lebih dekat, di bagian belakang ada rambut gimbal mirip konde.

Kondisi anak pasangan Rudi Siswanto dan Miskiyah ini pun mendapat perhatian banyak orang.

Rambut gimbal Marisca tumbuh lebat sepanjang kurang lebih 15 cm.

Baca juga: Ada Satai Bebek Sepanjang Setengah Meter di Taman Sentana Banyumas, Mau Coba? Harga Cuma Rp 25 Ribu

Baca juga: 144 Atlet Panahan Ikuti Turnamen Perpani Banyumas, Berebut Juara di Lima Kategori

Baca juga: 10 Pemuda Lolos Seleksi Ajudan Milenial, Bergantian akan Mendampingi Bupati Banyumas Berkegiatan

Baca juga: 686 Anak di Banyumas Kehilangan Orangtua akibat Covid, Disediakan Bantuan Tunai dari Kemensos

Karena rambut gimbalnya inilah, orangtua Marisca harus menggelar prosesi pemotongan rambut dan mengikuti adat seperti di dataran tinggi Dieng di Wonosobo dan Dieng.

Meski Marisca tinggal di Banyumas namun prosesi pemotongan rambut gimbal harus dilaksanakan karena orangtuanya masih keturunan warga Wonosobo.

Seperti pemotongan rambut gimbal di Dieng, ada syarat yang harus dipenuhi orangtua Marisca sebelum prosesi digelar.

Kepada orangtua, Marisca meminta mi ayam dan sebuah mobil Suzuki Aerio sebagai syarat pemotongan rambut gimbal.

"Saya minta mobil dan mi ayam, dan sudah dibelikan sama orangtua. Saya senang dan mau dipotong gimbalnya rambut, saya ingin seperti kakak yang (punya rambut) pendek," ujar Marisca kepada Tribunbanyumas.com, Minggu.

Baca juga: Warga Semarang Ditangkap Polres Sragen, Tebang 77 Pohon Milik Perhutani Tanpa Izin

Baca juga: Cari Makanan Tradisional Kudus? Datang Saja ke Sarguge Desa Menawan, Hadir setiap Minggu Wage

Baca juga: Vedha Syukuri Kehadiran Ian Gillan, Pemain Muda PSIS Semarang Ini Nambah Ilmu dari Pelatih Asing

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 11 Oktober 2021: Rp 1.837.000 Per 2 Gram

Sebagai pelengkap prosesi, ada tumpeng, aneka sayuran, serta ayam dan rupa-rupa buah, sebagai hidangan bagi yang hadir dalam prosesi acara.

"Anak saya muncul gimbal sejak usia 2 tahun namun saya harus ikutan acara potong gimbal seperti di Dieng, sekaligus memperkenalkan adat ini."

"Anak saya minta mi dan mobil (sebagai syarat), dan alhamdulillah acara berlangsung lancar," kata Miskiyah.

Sholawat Nabi mengiringi prosesi ruwatan yang diawali dengan doa-doa dari sesepuh. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved