Breaking News:

Berita Semarang

Lebihi Target, Capaian Vaksinasi Covid Dosis Pertama di Kota Semarang Tembus 100,53 Persen

Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menyampaikan, capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Lumpia sudah melebihi target, yakni 100,53 persen.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moh Abdul Hakam saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang terus menggenjot vaksinasi sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menyampaikan, capaian vaksinasi dosis pertama (V1) di Kota Lumpia sudah melebihi target, yakni 100,53 persen.

Di samping masih melakukan vaksinasi dosis pertama, Dinkes bersam fasilitas kesehatan (faskes), TNI, dan Polri, tengah mengejar gap vaksinasi dosisi kedua (V2), mengingat capaiannya masih 67,2 persen.

Menurutnya, ada beberapa alasan masyarakat belum melakukan vaksinasi kedua, di antaranya, ada yang berpergian luar kota.

Baca juga: Kasus Prostitusi Anak Terungkap di Kota Semarang, Mucikari Masih Remaja. Semalam Layani 2 Pelanggan

Baca juga: Deri Setiawan Dapat Rp 5 Juta, Warga Semarang Ini Juara Lomba Desain Logo Hari Jadi Karanganyar

Baca juga: Alhamdulillah, 11 Kecamatan di Kota Semarang Zero Covid

Baca juga: Wali Kota Semarang Rilis 83 Sekolah Swasta Gratis Jenjang TK-SMP, Berikut Daftarnya

Ada pula yang merasa trauma dengan kejadian pascaimunisasi (KIPI) yang dialami, terutama mereka yang disuntik vaksin jenis Moderna.

"Ini butuh pendekatan dari kami. KIPI ada yang terlaporkan deman, linu-linu, terutama yang pakai Moderna. Angkanya tidak banyak, tidak lebih dari 10 orang setiap hari," tambahnya, Minggu (3/9/2021).

Menurut Hakam, stok vaksin saat ini masih cukup banyak. Dia meminta puskesmas untuk masuk ke wilayah RW guna merampungan vaksinasi dosis kedua dan melayani masyarakat yang belum menerima vaksinasi pertama.

Sedangkan, rumah sakit dan sentra vaksinasi, difokuskan untuk melayani vaksinasi bagi warga berdomisili Kota Semarang.

"Stok vaksin masih banyak. Kami minta, puskesmas ke RW-RW. Rumah sakit dan sentra vaksinasi sudah kami upayakan bagi yang domisili Kota Semarang," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, posisi kasus sudah Covid-19 sangat jauh berkurang dibanding Juli lalu.

Baca juga: Uji Coba Ganjil Genap Dihentikan, Wisatawan Kini Leluasa ke Baturraden Banyumas

Baca juga: 3 Ruangan di SMP Negeri 3 Kaliwungu Kendal Terbakar, PTM Terbatas Jalan Terus

Baca juga: Sudah Move On dari Persis, PSG Pati Berambisi Raih Poin Penuh Lawan PSCS Cilacap di Liga 2

Baca juga: Kepulan Asap Tiba-tiba Muncul dari Kap, Truk Bermuatan Aspal Ludes Terbakar di Masaran Sragen

Namun demikian, dia menekankan kepada masyarakat untuk tetap waspada.

"Meski level 2 sudah cukup baik, saya mengingatkan masyarakat terapkan prokes. Kedua, kami melakukan percepatan vaksinasi. Alhamdulillah, vaksin pertama sudah 100 persen," papar Hendi, sapaannya.

Hendi tidak menargetkan kapan Semarang bisa segera turun ke level 1. Menurutnya, saat ini, hal yang paling penting adalah warga Kota Semarang tetap sehat. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved