Berita Jawa Tengah
Ganjar Menilai Sosok Ir Soekarno: Semua Pidatonya Bikin Orang Terbelalak Mendengarnya
Acara Peresmian Patung Soekarno Polder Tawang secara daring, patung Ir Soekarno (Bung Karno) di polder Stasiun Tawang Semarang menjadi simbol semangat
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, patung Ir Soekarno (Bung Karno) di Polder Stasiun Tawang Semarang menjadi simbol semangat anak muda untuk berpikir ideologis dan kebangsaan.
Juga sebagai penanda bagaimana sejarah perkeretaapian Indonesia sebagaimana dikutip Megawati Soekarnoputri dari pidato Bung Karno.
Hal itu disampaikan Ganjar seusai menghadiri Peresmian Patung Soekarno Polder Tawang secara daring, Rabu (29/9/2021) sore.
Baca juga: Jateng Masuk 10 Daerah Anak Positif Covid-19 Terbanyak, Ganjar: Yang Penting Datanya Jujur
Baca juga: Pertemuan Ganjar dan Dubes Belanda Lambert Grijns - Kemitraan Lanjutan Penanganan Banjir Rob
Baca juga: Saya Ngefans Bapak, Minta Foto Pak - Teriakan Warga Papua, Setibanya Ganjar di Bandara Sentani
Baca juga: Cara Gubernur Ganjar Mengatur PTM di Jateng Diapreasi Unicef, Ermi Ndoen: Bisa Dicontoh Daerah Lain
Acara itu dihadiri juga secara daring Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden RI ke-5 dan perwakilan keluarga Bung Karno, Megawati Soekarnoputri, untuk memberikan sambutan.
"Patung ini kita harapkan menjadi semangat anak muda untuk berpikir ideologi, berpikir kebangsaan, dan bagaimana seorang pemimpin yang mau merasakan penderitaan rakyatnya."
"Untuk itu tokoh Soekarno sangat luar biasa."
"Sekaligus beliau berani menantang dunia sehingga hampir seluruh pidato-pidatonya, speech-nya di dunia internasional selalu membikin orang terbelalak, ternganga, dan respek betul karena kecerdasan beliau," kata Ganjar.

Ganjar juga menekankan kembali cerita yang disampaikan oleh Megawati Soekarnoputri.
Bagaimana perjalan Soekarno muda sampai menjadi presiden itu penuh tantangan.
Bagaimana peran tokoh-tokoh bangsa saat itu yang bersama-sama membidani lahirnya Republik Indonesia.
"Diceritakan juga hal yang kecil kenapa Bung Karno memanggil pemuda kita 'Bung'."
"Itu memberikan satu semangat yang bagus dan gelora bagi anak muda."
"Ini yang membuat anak muda musti paham," jelas Ganjar.
Ganjar menambahkan, keberadaan patung Soekarno setinggi itu juga memberikan satu nilai estetika bersejarah dengan lanskap Stasiun Tawang dan Kota Lama Semarang.
Hal itu juga mengingatkan bagaimana perjalanan sejarah Republik Indonesia dengan perkeretaapian di Indonesia.