Penanganan Corona

Jateng Masuk 10 Daerah Anak Positif Covid-19 Terbanyak, Ganjar: Yang Penting Datanya Jujur

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau seluruh pihak terus melakukan pengamatan terhadap penyebaran COVID-19 terhadap anak di Jawa Tengah.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengimbau seluruh pihak terus melakukan pengamatan terhadap penyebaran Covid-19 pada anak di Jawa Tengah.

Ganjar juga mengingatkan agar selalu jujur dalam menyampaikan data.

Pernyataan ini disampaikan Ganjar, menanggapi data bahwa Jawa Tengah jadi salah satu provinsi di Indonesia dengan kasus anak terkonfirmasi Covid-19 terbanyak.

Baca juga: Cara Gubernur Ganjar Mengatur PTM di Jateng Diapreasi Unicef, Ermi Ndoen: Bisa Dicontoh Daerah Lain

Baca juga: Rektor Uncen Minta Ganjar Bisa Kenakan Batik Cendrawasih, Saat Isi Kuliah Umum di Papua

Baca juga: Sudah Siapkah Jateng Merespon Bencana? Ganjar: Kami Sudah Sejak Lama Petakan Area Rawan

Baca juga: Kick Boxing Paling Banyak Peroleh Medali di PON Papua, Ganjar: Jadi Trigger Buat Atlet Lain

"Surveilannya nggak boleh berhenti."

"Nggak usah takut tertinggi atau terendah yang penting surveilannya dilakukan dengan ketat," ucap Ganjar ditemui di kantornya, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, jika surveilans tetap dilakukan dengan baik maka kondisi riilnya dapat diketahui lebih cepat.

Maka akan berpengaruh pada ketepatan dan kecepatan upaya penanganan dan antisipasi juga bisa segera diambil.

"Kalau itu bisa dilakukan maka menurut saya kita akan bisa tahu kondisi riil yang ada di sini, dan itu menjadi warning buat kita agar kita tahu, agar kita bisa memberikan treatment yang bai," katanya.

Ganjar menegaskan, soal data juga harus diinformasikan kepada masyarakat secara jujur.

"Yang penting jangan sampai ada data yang disembunyikan, mau tertinggi mau terendah datanya harus riil dan berintegritas," tegas Ganjar.

Hal ini menurut Ganjar juga sejalan dengan penerapan persyaratan yang harus dipenuhi sekolah di Jawa Tengah sebelum melaksanakan PTM.

Sehingga, keamanan dan kesehatan siswa, guru maupun orangtua dapat terjamin.

Sebagai informasi, berdasarkan studi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) terdapat 10 daerah di Indonesia dengan kasus anak terkonfirmasi Covid-19 terbanyak.

Di antaranya Jawa Barat, Riau, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, DIY, dan Papua. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Deri Setiawan Dapat Rp 5 Juta, Warga Semarang Ini Juara Lomba Desain Logo Hari Jadi Karanganyar

Baca juga: Polisi Bubarkan Sekelompok Pelajar, Langgar Prokes - Polres Kebumen: Masih Pandemi Malah Bergerombol

Baca juga: Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 2,3 Miliar, Polda Jateng Tangkap 1 Kurir di Cilacap

Baca juga: Dua Pencuri Bawa Kabur Motor Warga Griya Satria II Banyumas, Aksinya Terekam CCTV

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved