Berita Jawa Tengah
Pemprov Jateng Buka Jalan Produk UKM ke Belgia, Gandeng Bank Indonesia, Asmindo Komentar Ini
Di tengah harga sewa kontainer yang mahal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Bank indonesia menjalin kerja sama untuk membuka jalan ekspor produk.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SURAKARTA - Di tengah harga sewa kontainer yang mahal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Bank Indonesia menjalin kerja sama untuk membuka jalan ekspor produk UKM ke Belgia.
Terobosan itu mendapat pujian dari Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Jawa Tengah.
Wakil Ketua Umum Bidang Kajian Regulasi, Sertifikasi, dan Advokasi Asmindo, Robert Wijaya mengatakan, produk yang akan dikirim di antaranya furniture seperti home decor dan interior.
Baca juga: Ganjar Minta Sekolah Bikin Laporan Harian Uji Coba PTM Terbatas, Jadi Bahan Evaluasi Mingguan
Baca juga: Ganjar Berterima Kasih Dapat Dukungan Dewan, Rencana Pembentukan BRIDA Jateng
Baca juga: Pemprov Jateng Bersiap Bentuk Factory Sharing Wilayah Solo Raya, Fokus Bidang Furniture
Baca juga: Catat! Mulai 20 September, Polisi Bakal Gelar Operasi Patuh Candi di Jateng. Tak Ada Penindakan
"Insya Allah, pekan depan barangnya berangkat."
"Pamerannya mungkin Oktober 2021."
"Yang akan dikirim utamanya furniture home decor interior."
"Kontainer yang akan dikirim itu adalah 1x40 feet, nilainya kira-kira USD 40 ribu," tuturnya pada diskusi menyangkut furniture di acara UKM Virtual Expo, Minggu (19/9/2021).
Menurutnya, langkah ini tak lepas dari dukungan semua pihak.
Di antaranya Kadin, Bank Indonesia, dan perusahaan swasta di Belgia serta Dinas Koperasi dan UKM Jateng.
Adapun, pembiayaan untuk pengiriman kontainer ke luar negeri, ditanggung oleh Bank Indonesia.
Asmindo sendiri, terlibat dalam mempersiapkan perajin-perajin kayu, untuk menyiapkan standar harga, kualitas, dan kurasi karya.
"Ya saya pikir saat ini Pemprov Jateng bagaimana terobosan untuk UKM nya, saya pikir Dinas Koperasi UKM Jateng menurut saya pahlawan UKM ya," ujarnya.
Terkait kenaikan harga kontainer, Robert berharap pemerintah juga ikut campur lebih dalam.
Sebab, saat ini tren permintaan barang furniture dari luar negeri cukup tinggi.
Wakil Ketua Umum Asmindo Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga, David Wijaya mengatakan, produk furniture Jateng menjadi penyokong produk di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pemerintah-provinsi-jawa-tengah-dan-bank-indonesia-menjalin-kerja-sama-untuk-membuka-jalan-ekspor.jpg)