Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Data Sementara di Kendal: 387 Anak Menjadi Yatim, Ayahnya Meninggal Karena Terpapar Covid-19

59 anak yatim mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah senilai Rp 140.000 per paket dari Baznas Jateng dan Baznas Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Sejumlah anak di Kendal mendapatkan bantuan paket sekolah dari Baznas karena orangtuanya meninggal terpapar Covid-19, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - DP2KBP2PA Kabupaten Kendal mencatat ada 387 anak yang menjadi yatim karena orangtuanya meninggal terpapar Covid-19.

Dampak tersebut menjadi perhatian pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk memperhatikan kelanjutan pendidikan anak setelah orangtuanya tiada.

Kepala DP2KBP2PA Kabupaten Kendal, Asrifah mengatakan, pihaknya sempat kesulitan mencari data anak yang ditinggal mati orangtuanya karena terpapar Covid-19.

Melalui bidan desa, Asrifah mendapatkan 387 anak yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

Pada tahap pertama, 59 anak yatim mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah senilai Rp 140.000 per paket dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jateng dan Baznas Kendal.

Baca juga: Kepala SMPN 1 Brangsong Kendal: Pekan Depan Semua Siswa Sudah Disuntik Vaksin

Baca juga: FKPP Kendal: 50 Persen Santri Sudah Disuntik Vaksin, Sasar 212 Ponpes

Baca juga: Tahun Ini Hingga Agustus di Kendal, 16 Ibu Hamil Meninggal Seusai Terpapar Covid-19

Baca juga: RSDC Kendal Mulai Sepi, Kasus Aktif Covid Menurun Sepekan Terakhir

"Pada tahap awal ini, kami ajukan 59 anak mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah."

"Khususnya yang masih usia anak, dari keluarga kurang mampu."

"Termasuk bapaknya selaku tulang punggung keluarga, meninggal karena Covid-19," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (20/9/2021).

Ke depannya, Asrifah berjanji akan berkolaborasi dengan Dinsos dan Baznas kabupaten atau provinsi agar ada kelanjutan pembiayaan sebagai penunjang pendidikan anak. 

Berbagai terobosan akan diupayakan agar anak-anak yang kehilangan orangtuanya karena Covid-19 bisa meneruskan sekolahnya, tidak putus pendidikan di tengah jalan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved