Penanganan Corona

Cilacap dan Brebes Misalnya Jadi Sorotan Gubernur Ganjar, Jadi Daerah Terendah Capaian Vaksinasi

Sejumlah daerah di Jawa Tengah yang cakupan vaksinasinya masih rendah mendapat perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sedang memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di kantornya, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sejumlah daerah di Jawa Tengah yang cakupan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasinya masih rendah mendapat perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Daerah dengan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi rendah itu antara lain Cilacap, Brebes, Magelang, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Ganjar menegaskan agar setiap daerah yang menerima stok vaksin agar langsung dihabiskan dalam waktu sehari.

Baca juga: Ganjar Berterima Kasih Dapat Dukungan Dewan, Rencana Pembentukan BRIDA Jateng

Baca juga: Ganjar Minta Sekolah Bikin Laporan Harian Uji Coba PTM Terbatas, Jadi Bahan Evaluasi Mingguan

Baca juga: Jateng Masih Butuh Percepatan Vaksinasi, Baru Tercapai 30 Persen, Ini Instruksi Gubernur Ganjar

Baca juga: Begini Reaksi Ganjar Lihat Siswa Lagi Berkerumun, Terjadi di SMPN 33 Semarang

"Brebes, Cilacap, Banjarnegara, Magelang, dan Purbalingga ini tolong vaksinnya supaya dipercepat."

"Pokoknya begitu dapat besoknya langsung habiskan," tegas Ganjar saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di kantornya, Selasa (21/9/2021).

Berdasarkan data yang diterimanya, cakupan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi di beberapa daerah masih kurang.

Misalnya di Cilacap, untuk vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi dosis pertama baru 20,19 persen dan dosis keduanya hanya 11,50 persen.

Kemudian Brebes yang vaksin dosis pertamanya mencakup 20,50 persen, namun vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi dosis kedua baru mencakup 9,26 persen saja.

Ganjar juga mengingatkan agar Pemda disiplin menginput di aplikasi.

"Tugas panjenengan menghabiskan, biar kita yang meminta ke Kemenkes juga pede dan ternyata memang kita bisa habiskan itu" kata Ganjar.

Ia mengatakan jika percepatan vaksin terus dilakukan.

Bahkan, di Jawa Tengah saat ini sudah bisa mem vaksin sebanyak 1,6 juta setiap minggu.

"Kami masih terus memohon kepada pusat agar bisa 2,5 juta tiap pekan dan ternyata kawan-kawan relatif semuanya siap," kata Ganjar.

Sebagai informasi, cakupan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi di Jawa Tengah saat ini mencapai 34,92 persen atau sekira 10juta orang untuk dosis pertama.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved