Breaking News:

Berita Jateng

Pemprov Jateng Siap Buka Sektor Nonesensial, Berlaku di Kabupaten/Kota Level 2 PPKM

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan menguji coba kegiatan masyarakat di sektor nonesensial, mulai pekan depan.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
IST
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan menguji coba kegiatan masyarakat di sektor nonesensial, mulai pekan depan, seiring menurunnya kasus Covid-19 di Jateng.

Sebagai percontohan, Ganjar akan memulai kegiatan sektor nonesensial di bagian Setda Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Ganjar usia mengikuti rapat koordinasi virtual yang dipimpin Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan terkait pembukaan perkantoran nonesensial, di rumah dinasnya, Kamis (9/9/2021).

Ganjar mengatakan, pihaknya siap melakukan uji coba di lingkungan Pemprov Jateng.

"Untuk yang nonesensial ini kami siapkan untuk percobaannya, uji coba dulu. Maka, Pemprov akan melakukan yang di Setda dulu, kami uji coba," kata Ganjar, dalam rilisnya.

Baca juga: Jateng Terbaik dalam Pelaporan LHKPN, Ganjar: Awalnya Sulit, Sampai Pejabat Jual Barang

Baca juga: Mayoritas Daerah di Jateng Sudah Turun Level, Ganjar: Tolong Jangan Euforia Dulu

Baca juga: Tiga Tahun Ganjar-Taj Yasin Pimpin Jateng: Genjot Digitalisasi untuk Pengembangan UMKM

Baca juga: Masuk di Grup Neraka PON Papua, Ini yang Disiapkan Tim Sepak Bola Jateng

Ganjar meminta kepada seluruh ASN lingkungan Pemprov Jateng untuk menginstall aplikasi PeduliLindungi. Sejalan, pihaknya juga meminta pada Kementerian Kesehatan untuk memberikan QR Code agar uji coba bisa segera dimulai.

"Intinya, sebenarnya, semua ASN musti punya aplikasi Peduli Lindungi. Nanti, kami mintakan ke Kemenkes QR code-nya agar semua bisa membaca cepat, prinsipnya itu. Nah, sekarang, sambil latihan," tuturnya.

Bersamaan dengan itu, lanjut Ganjar, pihaknya akan bekerjasama dengan pemkot dan pemkab untuk memetakan perkantoran nonesensial di Jateng, terutama daerah dengan level PPKM dibawah dua.

"Nanti, beberapa tempat yang masuk kategori nonesensial akan kami coba untuk diuji cobakan dulu. Kami akan bekerja sama dengan pemkot pemkab, mana-mana yang akan diuji coba," terangnya.

Meski begitu, Ganjar optimistis dalam pembukaan perkantoran nonesensial.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved