Berita Banjarnegara Hari Ini

Jumat Keramat KPK - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, ada 2 tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Kabupaten Banjarnegara itu. Salah satunya Bupati Budhi Sarwono.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh KPK, Jumat (3/9/2021).

Kasus itu terkait pengadaan barang dan jasa dan gratifikasi di Kabupaten Banjarnegara.

Berdasar data, pengadaan itu pada tahun anggaran 2017-2018.

Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, ada 2 tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Kabupaten Banjarnegara itu.

Baca juga: Wanita Muda di Desa Bakal Banjarnegara Dibunuh Suami: Cemburu Ada Chat Lelaki Lain di Facebook

Baca juga: Bupati Probolinggo dan Suami Jadi Tersangka, Ini Duduk Perkara dan Kronologi Penangkapan versi KPK

Baca juga: KPK Periksa Tiga Pejabat Pemkab Banjarnegara Terkait Dugaan Korupsi dan Gratifikasi di DPUPR

Baca juga: Rumah Dua Orang Dekat Bupati Banjarnegara Juga Didatangi Tim KPK

"Menetapkan dua orang tersangka," kata dia kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (3/9/2021).

Dua orang tersangka yang dimaksud adalah Bupati Banjarnegara  Budhi Sarwono (BS) dan Kedy Afandi (KA) selaku pihak swasta.

"Dengan telah dilakukannya pengumpulan berbagai informasi dan data yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup."

" KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ini ke penyidikan pada Mei 2021, dengan menetapkan tersangka," kata Firli.

Keduanya diumumkan sebagai tersangka pada 'Jumat Keramat'.

'Jumat Keramat' merujuk pada pemanggilan atau penahanan terduga dan tersangka korupsi oleh KPK.

Firli mengatakan, Budhi melalui orang kepercayaannya Kedy Afandi mengumpulkan asosiasi jasa konstruksi di sebuah rumah makan.

Di pertemuan itu, Kedy menyampaikan bahwa paket proyek pekerjaan akan dilonggarkan dengan menaikan harga perkiraan sendiri sebanyak 20 persen dari nilai proyek.

Untuk perusahaan yang ingin mendapatkan paket proyek itu, harus menyerahkan uang 10 persen dari nilai proyek.

Beberapa waktu kemudian pertemuan dihelat di kediaman Budhi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved