Breaking News:

Berita Banjarnegara

KPK Periksa Tiga Pejabat Pemkab Banjarnegara Terkait Dugaan Korupsi dan Gratifikasi di DPUPR

KPK memeriksa tiga pejabat terkait dugaan korupsi pengadaan atau persewaan serta gratifikasi tahun 2017-2018 di DPUPR Kabupaten Banjarnegara.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Petugas berseragam rompi KPK hilir mudik di kantor DPUPR Banjarnegara, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Setelah menyita sejumlah barang bukti di sejumlah tempat di Banjarnegara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga pejabat terkait dugaan korupsi pengadaan atau persewaan serta gratifikasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjarnegara tahun 2017-2018.

Rabu (25/8/2021), penyidik KPK memeriksa Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Banjarnegara, Arqom Al Fahmi.

"Saksi hadir dan dikonfirmasi, antara lain terkait proses pelelangan beberapa proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Kamis (26/8/2021).

"Juga, dilakukan penyitaan atas beberapa barang bukti, dimana sebelumnya tim penyidik telah melakukan penggeledahan di beberapa tempat di wilayah Banjarnegara," imbuh dia dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Banjarnegara, KPK Keluar Bawa 2 Koper Besar

Baca juga: Geledah Kantor DPUPR Banjarnegara, KPK: Terkait Dugaan Korupsi dan Gratifikasi Proyek 2017-2018

Baca juga: Penyidik KPK Geledah Rumah Orang Terdekat Bupati Banjarnegara, Sita 10 Sertifikat Tanah

Baca juga: Tak Terpengaruh Kedatangan KPK, Bupati Banjarnegara Sambangi Panti Jompo dan Salurkan JPS

Selain Arqom, seharusnya, KPK juga memeriksa Kepala Bagian Pembangunan/Kepala Unit layanan Pengadaan Pemkab Banjarnegara tahun 2015-2018, Joi Setiawan.

Namun, saksi tersebut tidak hadir, tanpa konfirmasi kepada KPK.

"Informasi yang kami terima bahwa yang bersangkutan telah meninggal dunia," ucap Ali.

Sehari sebelumnya, terkait materi penyidikan yang sama, KPK juga memeriksa dua saksi lain pada Selasa (24/8/2021).

Mereka adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjarnegara Tatag Rochyadi dan Kabid Penyelenggaraan e-Government Dinas Komunikasi dan Informartika Kabupaten Banjarnegara, Veriyanto.

Dalam penyidikan kasus ini, KPK telah menggeledah dua lokasi di Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (11/8/2021).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved