Penanganan Corona
BIN Sasar 3.000 Pelajar dan Santri, Vaksinasi Menuju Uji Coba PTM Terbatas di Kabupaten Semarang
Kepala BIN Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan, dalam vaksinasi pelajar sekaligus santri di Kabupaten Semarang menyasar 3.000 pelajar.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang bekerja sama Badan Intelijen Nasional (BIN) menggencarkan vaksinasi dengan sasaran pelajar.
Hal itu, tidak lain untuk mendukung uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang mulai diberlakukan di sejumlah sekolah di Kabupaten Semarang.
Kepala BIN Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan, dalam vaksinasi pelajar sekaligus santri di Kabupaten Semarang menyasar 3.000 pelajar.
Baca juga: Tempat Wisata Dibuka Lagi, Bupati Semarang Wajibkan Pengunjung Sudah Vaksin
Baca juga: Mobil Toyota Rush Nangkring di Median Jalan di Ngaliyan Semarang Gara-gara Pengemudi Mengantuk
Baca juga: Imbas UU Agraria Terbaru, RTH Kota Semarang Baru Capai 15 Persen
Baca juga: Lahan Pertanian Warga Bandungan Semarang Rusak, Diserbu Kawanan Monyet Liar, Jumlahnya Ratusan
"Selain itu kami juga menyasar masyarakat umum yang dilakukan secara door to door untuk menghindari kerumunan dan agar tidak timbulkan klaster baru," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (31/8/2021).
Brigjen TNI Sondi menyatakan, pada vaksinasi massal di Kabupaten Semarang tersedia 5.000 vaksin tersebar pada 6 titik.
Yakni mulai Kecamatan Ambarawa, Pringapus, Bandungan, Ponpes Al Masyudiyyah, dan SMP Negeri 1 Getasan.
Dia menambahkan, untuk pelajar atau siswa penerima vaksin mulai berusia 12 tahun ke atas.
Upaya ini lanjutnya, agar PTM dapat berjalan maksimal.
"Khusus di pesantren ini ada sekira 1.700 siswa yang menjadi sasaran termasuk guru maupun pengurus pondok," katanya.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menerangkan, capaian vaksinasi di Kabupaten Semarang mencapai 439 ribu sasaran, baik dosis pertama maupun kedua.
Saat ini, kata dia, Kabupaten Semarang status PPKM telah turun ke level 2.
Upaya yang mendukung penurunan angka kasus virus corona terus digencarkan pemerintah setempat.
"Ini berarti kesadaran masyarakat juga semakin meningkat."
"Kami berpesan jangan lengah dan selalu menerapkan prokes agar semua kembali normal," ujarnya.
Seorang siswa kelas 7 SMP Ilham Hidayat Kabupaten Semarang pun senang mendapat vaksinasi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/vaksinasi-pelajar-santri-kabupaten-semarang.jpg)