Penanganan Corona
Muncul Gejala Euforia Penurunan Level di Jateng, Ganjar: Jangan Dulu, Nggak Bisa Seperti Itu
"Saya sudah siapkan aturan umum terkait PTM itu agar dipedomani. Saya minta itu ditaati, agar seluruh Jateng bisa sama," ucapnya.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM - SEMARANG - Beberapa daerah di Jawa Tengah turun level dari level 4 ke level 3 dalam perpanjangan PPKM level 24-30 Agustus 2021.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta agar tidak terjadi euforia karena adanya penurunan level tersebut.
"Memang ada gejala euforia karena penurunan level."
"Maka saya ingatkan ke Bupati/Wali Kota, jajaran Forkompimda dan semua pemangku kepentingan."
"Jangan euforia dulu, kita memang membaik tapi belum baik semuanya," kata Ganjar, Selasa (24/8/2021).
Baca juga: Tren Penanganan Kasus Corona Hasilnya Makin Positif, Ini Kata Kuncinya Menurut Gubernur Ganjar
Baca juga: Vaksinasi Nakes Dosis Ketiga di Jateng Sudah Capai 31 Persen, Ganjar: Terus Dikebut
Baca juga: Pernyataan Tegas Gubernur Ganjar Pranowo: Sekolah Dilarang Gelar PTM, Boleh Sebatas Uji Coba
Baca juga: Gubernur Ganjar: Ada Tiga Saran Kelola Bila Jateng Dapat Tambahan Alokasi Vaksin
Meski sejumlah daerah di Jateng turun level dari level 4 ke level 3, namun semuanya tetap diminta hati-hati.
Penerapan PPKM level juga harus dilaksanakan ketat.
"Kemarin ada kasus, di Kendal tiba-tiba ada perayaan pesta."
"Nggak bisa seperti itu, harus ditindak."
"Tolong masyarakat kalau mau ada acara ramai-ramai, izin dulu agar bisa dipantau," jelasnya.
Selain itu, akibat terjadi penurunan level, sejumlah Bupati/Wali Kota juga mengusulkan pembukaan tempat pariwisata dan menerapkan pembelajaran tatap muka.
Ganjar menegaskan Bupati/Wali Kota tidak boleh gegabah.
"Nanti dulu, uji coba saja dulu."
"Kita izinkan kok pariwisata dibuka, tapi satu saja dan uji coba."
"Termasuk sekolah, nanti dulu, uji coba dulu."