Rabu, 29 April 2026

Berita Jawa Tengah

Data BPBD Kabupaten Semarang: Hingga Agustus Sudah Salurkan 30 Tangki Air Bersih

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Semarang, tahun ini tersedia anggaran untuk menyediakan 750.000 liter air bersih.

Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Ribuan liter air bersih telah disiapkan BPBD Kabupaten Semarang guna mengantisipasi kebutuhan warga di musim kemarau.

Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subtoro menjelaskan, telah berkoordinasi dengan para Camat terkait risiko kelangkaan air bersih di musim kemarau tahun ini.

“Kami mengharapkan para Camat untuk meningkatkan edukasi kepada warga agar menghemat penggunaan air bersih saat musim kemarau,” katanya seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (14/8/2021).

Baca juga: Densus 88 Juga Sambangi Kota Semarang dan Sukoharjo, Bawa 3 Terduga Teroris Anggota JI

Baca juga: Warga Isoman Kota Semarang Terus Menurun Jumlahnya, Data Terkini Cuma 71 Orang

Baca juga: Schatzi Hanya Bisa Terbaring Lemas, Tumor Kaki Kanannya Makin Membesar, Warga Tuntang Semarang

Baca juga: Tak Hanya Pengunjung, Syarat Vaksinasi Covid Juga Berlaku bagi Karyawan Tenant Mal Ciputra Semarang

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Semarang, tahun ini tersedia anggaran untuk menyediakan 750.000 liter air bersih.

Jumlah ini sama seperti pada penyediaan tahun lalu.

"Sampai dengan awal semester dua tahun ini, sudah disalurkan 30 tangki air bersih."

"Masing-masing berkapasitas lima ribu liter."

"Itu disalurkan ke beberapa desa yang mengalami kelangkaan air bersih."

"Seperti di Desa Gogodalem Kecamatan Bringin," terangnya.

Sebagian lagi dimanfaatkan warga yang menjalani isolasi terpusat di Rumah Singgah Kopeng Getasan.

Terkait bencana yang terjadi, Heru menyebutkan, sepanjang tahun ini ada 94 kejadian baik alam maupun non alam.

“Kami juga telah serahkan bantuan sosial berupa uang tunai kepada delapan korban bencana."

"Bantuan uang tunai yang diserahkan berkisar Rp 3 juta-Rp 5 juta."

"Jumlahnya disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kerugian."

"Selain itu, ditambah paket sembako gotong-royong terdampak Covid-19,” katanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved