Breaking News:

Berita Kriminal

Berawal dari Cek Cok, Terungkap Fakta Pria di Banyumas Setubuhi Anak 16 Tahun

Satreskrim Polresta Banyumas mengamankan TG (31), warga Banyumas, atas kasus persetubuhan gadis dibawah umur, Selasa (3/8/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRESTA BANYUMAS
Penyidik reskrim Polresta Banyumas memeriksa TG (kanan) warga Banyumas atas kasus persetubuhan terhadap gadis dibawah umur, Selasa (3/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Satreskrim Polresta Banyumas mengamankan TG (31), warga Banyumas, atas kasus persetubuhan gadis dibawah umur, Selasa (3/8/2021).

Korban adalah AN (16), warga Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas.

Peristiwa tersebut terjadi pada sekitar bulan Desember tahun 2020 lalu, di dalam sebuah rumah di Desa Kradenan, Kecamatan Sumpiuh.

TG melakukan aksinya dengan modus meminta korban membuatkan kopi.

Sesaat setelah korban mengantarkan kopi di dalam kamar, TG meminta AN tiduran.

Baca juga: Ibu Hamil Positif Covid Dikarantina di Hotel Tiara Purwokerto, Bupati Banyumas: Mudahkan Penanganan

Baca juga: Alhamdulilah Sudah Normal, Sadiyanto Sebut BOR RS Capai 90 Persen di Banyumas

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan: Ada 35.000 Pekerja Dapat BSU Rp 1 Juta di Banyumas

Baca juga: Layanan Konsultasi Gratis Penanganan Covid-19 di Kembaran Banyumas, Silakan Hubungi 081561479515

Sebelum beraksi, TG berjanji akan menuruti apapun keinginan AN.

Kasatreskrim Kompol Berry, mengatakan, kasus ini terungkap dari pelaporan ADM. ADM merupakan perempuan yang juga berhubungan dengan TG dan hamil anak TG.

"Kejadian tersebut (kasus persetubuhan anak), diketahui saat pelapor ADM cek-cok dengan saksi terkait ADM yang mengandung anak dari hasil hubungan dengan TG," kata Berry.

"Kebetulan, pada saat itu, korban AN mendengar cek-cok tersebut dan kemudian AN mengatakan bahwa dirinya juga telah disetubuhi oleh TG," imbuhnya.

Setelah tim melakukan penyelidikan, TG diamankan saat berada di rumah orangtuanya di Kecamatan Kebasen.

Pelaku diamankan beserta sejumlah barang bukti berupa pakaian.

TG dijerat menggunakan Pasal 81 dan Pasal 82 UU No 35 Tahun 2014 Jo UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Jumat Berkah, Bupati Tegal Umi Azizah Belanja di Pasar Trayeman, Ajak Masyarakat Beli Produk Lokal

Baca juga: Warga Manfaatkan Pengisian Tabung Oksigen Gratis di Balai Kota Semarang, Tersedia 200 Tabung

Baca juga: Cemburu Istri Sering Digoda, Pemilik Konter HP di Tambakreja Cilacap Pukul Kenalan hingga Koma

Baca juga: Tiga Pendaki Gunung Ungaran Kabupaten Semarang Tersesat, Terakhir Terlihat di Sendang Suroloyo

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved