Breaking News:

Penanganan Corona

Gubernur Ganjar Janji Percepat Vaksinasi Covid agar Kekebalan Komunal segera Tercapai

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pemprov bersama kabupaten/kota telah melakukan berbagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat rapat koordinasi terkait penyaluran bansos di Kantor Gubernuran Jateng, Kota Semarang, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kasus Covid-19 di Jawa Tengah hingga kini masih cukup tinggi. Bahkan, data dari corona.jatengprov.go.id, tercatat ada penambahan kasus baru hingga 4.896 kasus pada Sabtu (31/7/2021).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pemprov bersama kabupaten/kota telah melakukan berbagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Satu di antaranya, melakukan percepatan vaksinasi masyarakat agar segera tercapai kekebalan komunal (herd immunity).

"Untuk percepatan vaksinasi, kami menyesuaikan pasokan. Makin banyak makin cepat," kata Ganjar melalui pesan WhatsApp, Minggu (1/8/2021).

Baca juga: Gubernur Ganjar: Terima Kasih Baznas Jateng, Bantu 60 Ton Oksigen Buat 10 RS Rujukan Covid-19

Baca juga: Darti Tak Hentinya Ucap Syukur, Barang Dagangannya Diborong Gubernur Ganjar Pranowo

Baca juga: Warga Cilacap Kini Lebih Mudah Mendaftar dan Memilih Lokasi Vaksinasi Covid, Cukup Klik Aplikasi Ini

Baca juga: Pemkot Tegal Mulai Program 1.000 Gerai Vaksin Covid, Warga Luar Kota Antusias Mendaftar

Untuk vaksinasi, pihaknya memprioritaskan bagi masyarakat pralansia dan lansia yang berusia 40 tahun ke atas.

Warga bisa mendapatkan vaksinasi di sentra vaksinasi di Gedung Gradhika Pemprov Jateng, Kota Semarang.

Vaksinasi juga diutamakan diberikan kepada masyarakat yang mempunyai komorbid, di antaranya penderita diabetes melitus (DM), hipertensi, dan ibu hamil, karena memiliki risiko tinggi.

"Mendorong vaksinasi yang dilaksanakan pemkab/pemkot, TNI, Polri mengutamakan atau mendahulukan pralansia dan lansia," ujarnya.

Meski telah melakukan berbagai upaya pencegahan, pihaknya pun menyiapkan berbagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kasus.

"Kami lakukan penambahan kapasitas tempat tidur ICU dan Isolasi. Saat ini, finalisasi pembangunan RSDC AHD, diharapkan mulai 1 Agustus sudah beroperasi," harapnya. (*)

Baca juga: 112 Relawan Covid Salatiga Didaftarkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Hasil Iuran Pegawai BPJS

Baca juga: Tabung Oksigen Kosong RS di Semarang Mulai Terisi, KRI Dr Soeharso Isi Ulang 107 Tabung dalam 3 Hari

Baca juga: Kronologi Gelombang Tinggi Hantam Warung dan Rusak Puluhan Motor di Pantai Suwuk Kebumen

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 2 Agustus 2021: Rp 981.000 Per Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved