Berita Jawa Tengah

250 Penghuni Sudah Tinggalkan Lokalisasi Lorok Indah Pati, Sugiono: Pulang ke Kampung Halaman

Sekira 250 orang penghuni Lokalisasi Lorok Indah Pati yang mayoritas berasal dari luar Pati sudah dipersuasi untuk kembali ke kampung halamannya.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sugiono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Pemkab Pati bersama jajaran kepolisian tengah serius melakukan upaya penertiban di kompleks lokalisasi Lorok Indah alias Lorong Indah Margorejo.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sugiono menuturkan, saat ini tempat prostitusi tersebut sudah dalam keadaan sepi.

Hal ini lantaran sekira 250 orang penghuninya yang mayoritas berasal dari luar Pati sudah dipersuasi untuk kembali ke kampung halamannya.

Terlebih karena saat ini masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca juga: 96.128 Keluarga di Pati Bakal Terima 10 Kilogram Beras, Disalurkan Melalui Pemdes

Baca juga: Wao Keren! AHHA PS Pati Kenalkan Bus Pribadi, Dominan Hitam Dibalut Logo Besar Tim Java Army

Baca juga: Sekelompok Pemuda Ini Merazia Perut Lapar di Pati, Raul: Bentuk Kritik Kami Terhadap Kebijakan PPKM

Baca juga: Cara Lain Tegur Pelanggar Aturan PPKM Darurat di Pati - Tim Gabungan Beri Paket Beras

“Terkait penertiban Lorok Indah, ini diawali gerakan Polres Pati pada 14 Juli 2021."

"Gerakan tersebut ialah mengeluarkan pekerja atau penghuni yang bukan warga Pati secara baik, dengan empati, tanpa tindakan represif."

"Ini tidak mudah, karena sekira 250 orang bisa keluar secara baik-baik,” jelas dia kepada Tribunbanyumas.com, Senin (2/8/2021).

Dia menambahkan, 250 pekerja seks komersial yang telah meninggalkan Lorok Indah tersebut kebanyakan berasal dari Semarang, Jepara, Kudus, dan sejumlah daerah di Jawa Barat.

“Total ‘penghuni LI’ berdasarkan informasi yang kami terima sekira 250 sampai 300 orang."

"Jadi saat ini hampir 100 persen sudah pergi."

"Kami juga melakukan penjagaan di sana."

"Selama PPKM kami jaga 24 jam."

"Supaya mereka tidak kembali,” ujar dia.

Sebagai langkah lanjutan, lanjut Sugiono, pihaknya juga telah melayangkan surat pemberitahuan pada pengelola kawasan LI.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved