Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Alami Rem Blong, Truk Bermuatan Tebu Terjun Bebas di Turunan Silayur Ngaliyan Kota Semarang

Truk bermuatan tebu bernomor polisi H 9243 QM mengalami kecelakaan tunggal di turunan Silayur, Ngaliyan, Rabu (28/7/2021) sekira pukul 13.30 WIB.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
Truk bermuatan tebu bernomor polisi H 9243 QM mengalami kecelakaan tunggal di turunan Silayur tepatnya di turunan sebelum gang perumahan Permata Puri, Ngaliyan, Rabu (28/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Truk bermuatan tebu bernomor polisi H 9243 QM mengalami kecelakaan tunggal di turunan Silayur, tepatnya di turunan sebelum gang perumahan Permata Puri, Ngaliyan, Rabu (28/7/2021) sekira pukul 13.30 WIB.

Truk diduga mengalami rem blong lalu menghantam pembatas jalan dan tiang listrik, hingga akhirnya truk terguling ke sisi kiri jalan yang berupa tanah kosong.

"Truk tebu itu mengalami rem blong sehingga sopir tak mampu mengendalikan laju kendaraan lalu mengalami kecelakaan tunggal," jelas Kanit Laka Polsek Ngaliyan AKP Wahono saat dihubungi, Rabu.

Baca juga: KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Siap Isi Oksigen Rumah Sakit

Baca juga: Acara Pindahan Pedagang Pasar Johar Terpaksa Diundur, Ini Pertimbangan Pemkot Semarang

Baca juga: Mampir ke Warung Bubur Ayam Legenda Semarang, Ganjar Ikut Borong Puluhan Bungkus

Baca juga: Ini Hasil Modifikasi Aturan PPKM Level IV di Kota Semarang, Misal Kapasitas Makan di Warung

Akibat kecelakaan itu, sopir truk bernama Suroso, warga Pegandon, Kendal, mengalami luka berat. Saat ini, Suroso tengah menjalani perawatan medis di RS Permata Medika.

Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan pembatas jalan berupa pagar besi, rusak sepanjang hampir 20 meter. Satu tiang listrik roboh dan satu tiang telepon patah.

Akses listrik dan jaringan internet di wilayah Ngaliyan hingga Rabu sore masih terganggu.

Kemudian, bodi truk juga mengalami rusak parah, terutama di bagian kabin.

Posisi terakhir truk terguling dan kabin truk menghadap ke timur.

"Sopir mengalami luka berat, kini sudah dievakuasi ke RS Permata Medika. Luka parah di mana, kami belum dapat memastikan," ucap Wahono.

Hingga pukul 15.15 WIB, truk belum dievakuasi. Petugas PLN dan Telkom sedang melakukan mitigasi upaya perbaikan jaringan.

Baca juga: Polisi dan Apoteker Banjarnegara Teken Komitmen, Pastikan Harga Obat untuk Covid Tak Melebihi HET

Baca juga: Barawal Tetangga Kena Covid, Warga Tegalasri Karanganyar Bentuk Paguyuban Donor Plasma Konvalesen

Baca juga: 24 Warga Binaan Rutan Salatiga Gagal Terima Vaksin Covid Gara-gara Tak Miliki NIK

Baca juga: Kasus Covid Menurun tapi Kudus Masih Berstatus Level 4, Begini Penjelasan Kantor Staf Presiden

Muatan tebu yang berserakan di lokasi kejadian mulai dipindahkan pemilik truk dengan menerjunkan beberapa buruh penebang tebu.

Rekan korban, Rudi, mengatakan, Suroso mengemudikan truk dari Boja menuju Pati tanpa pendamping.

"Saya sempet cek kondisi truk, ban kiri belakang bagian luar kempes. Mungkin itu sebab truk mengalami kecelakaan," terangnya.

Dia bersama para rekan sesama sopir juga memastikan kondisi Suroso. "Ini sedang memberi tahu keluarga. Terkait kondisi korban seperti apa, kami baru akan mengecek (ke rumah sakit)," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved