Berita Jawa Tengah
Tahun Ini di Jateng, Serapan Dana Desa Sudah Capai 54 Persen, Berikut Data Rincinya
Tahun ini Jawa Tengah mendapatkan pagu DD sebanyak Rp 8,2 triliun. Itu diperuntukkan bagi 7.809 desa yang tersebar di 29 kabupaten.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
Ia menambahkan, penggunaan DD juga bisa diwujudkan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Itu sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Desa dan Kementerian Keuangan.
Dijelaskannya, sesuai peraturan dua kementerian tersebut penggunaan DD untuk BLT, besarannya ditentukan sesuai besaran DD yang diterima.
Untuk desa yang mendapat DD kurang lebih Rp 800 juta, maksimal 25 persen diperuntukkan BLT DD.
Desa dengan DD Rp 800 juta - Rp 1,2 miliar, harus alokasikan 30 persen, terakhir desa yang mendapatkan DD di atas Rp 1,2 miliar harus alokasikan 30 persen untuk BLT DD.
"Mengingat sekarang warga yang terdampak kian banyak."
"Belum tentu terwadahi dari DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)."
"Untuk itulah dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Desa menerbitkan aturan yang terbaru itu," sebutnya.
Terkait pencairan BLT DD, Sugeng menjelaskan hal itu sesuai dengan tahapan yang ada di desa masing-masing.
Rembug Desa
Memastikan data tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun rajin turun ke desa-desa.
Melalui ajang Rembug Desa. Ganjar mensupervisi penggunaan DD baik turun langsung maupun melalui daring.
Empat kali sudah Ganjar menyambangi desa.
Dua kali ia turun langsung ke Cilacap dan Rembang, sisanya melalui teknologi daring di Banjarnegara dan Banyumas.
Di Banyumas, Kades Karangnangka Sunarto memaparkan telah mengakomodasikan DD lebih dari delapan persen.