Breaking News:

Berita Tegal

3 Remaja di Kota Tegal Jadi Tersangka, Sebar Hoaks Ajakan Demo Tolak PPKM

Polres Tegal Kota menetapkan tiga tersangka penyebar hoaks seruan aksi demonstrasi tolak PPKM Darurat, Senin (26/7/2021).

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo menunjukkan barang bukti berupa unggahan seruan aksi tolak PPKM Darurat dalam Konferensi Pers di Mapolres Tegal Kota, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Polres Tegal Kota menetapkan tiga tersangka penyebar hoaks seruan aksi demonstrasi tolak PPKM Darurat, Senin (26/7/2021).

Ketiga tersangka masih berstatus anak di bawah umur. Mereka adalah EIA (16), FN (16), dan SI (14).

Sebelumnya, mereka diamankan bersama puluhan remaja lain pada Senin (19/7/2021).

Kepolisian memperkirakan, ada sekira 100 remaja yang konvoi dan hendak melakukan aksi tolak PPKM Darurat.

Kemudian, sejumlah 71 remaja berhasil diamankan di Mapolres Tegal Kota.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo mengatakan, sejumlah 71 remaja yang sebelumnya diamankan masih berstatus pelajar. Bahkan, rata-rata, merupakan pelajar tingkat SMP.

Rinciannya, 17 remaja berasal dari Kota Tegal dan sisanya, sejumlah 54 remaja, berasal dari Kabupaten Tegal.

"Dari hasil pemeriksaan barang bukti dan keterangan saksi, mengerucut kepada tujuh anak yang saling berkaitan. Dari tujuh itu, kami tetapkan tiga yang menjadi pelaku. Tiga-tiganya itu anak," kata AKBP Rita dalam konferensi pers di Mapolres Tegal Kota, Senin.

Baca juga: Termakan Hoaks, 69 Remaja Bersiap Ikut Demo Tolak PPKM Darurat di Tegal. Berakhir di Kantor Polisi

Baca juga: Fakta di Kota Tegal - Banyak Warga Minta Surat Vaksin Tapi Ogah Disuntik, Biar Dapat Bansos

Baca juga: Di Kota Tegal Jangan Lupa Beli Ikan Asap, Cocok Dimasak Mangut dan Pecak

Baca juga: Miris Dengar Cerita Pemilik Usaha Peti Jenazah di Tegal, Amir Oval: Sehari Bikin 50 Langsung Habis

AKBP Rita mengatakan, tiga remaja tersebut ditetapkan sebagai tersangka karena unggahannya di grup Whatsapp dan Facebook yang bernama Allstar Tegal.

Pelaku berinisial EIA, pertama kali mengunggah seruan aksi di grup Whatsapp Allstar Tegal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved