Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Petugas Temukan Cacing Hati Sapi di Kendal, Ahmad Septian: Sudah Dikubur Karena Tak Layak Konsumsi

"Kami sudah arahkan bagi warga yang tidak memungkinkan melakukan penyembelihan mandiri agar bisa datang ke rumah penyembelihan hewan (RPH)."

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Petugas DPP Kabupaten Kendal melakukan pemeriksaan hati hewan kurban untuk mengetahui infeksi cacing, Rabu (21/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - DPP Kabupaten Kendal kembali menerjunkan petugas pemeriksaan hati hewan kurban di 20 kecamatan.

Hal itu menyusul temuan 6 hati sapi di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong mengandung cacing hati menyeluruh pada pemeriksaan hari pertama kurban.

Selain itu, petugas juga menemukan satu hati kambing yang terinfeksi pneumonia atau radang paru-paru. 

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Bupati Kendal: Tolong Jangan Lengah Terapkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Warga Kendal Bisa Klaim BPJS Ketenagakerjaan Secara Online, Klik Saja Link Berikut Ini

Baca juga: Lagi, Teror Lemparan Benda Misterius sebabkan Kaca Mobil Pikap Pecah Terjadi di Kaliwungu Kendal

Baca juga: Doa Wakil Bupati Kendal: Semoga Tak Muncul Klaster Baru Pasca Iduladha

Dokter hewan DPP Kabupaten Kendal, Ahmad Septian mengatakan, di hari pertama penyembelihan hewan kurban, timnya melakukan pemeriksaan 9 titik pemotongan hewan kurban di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong.

Hasilnya, ditemukan 6 hati sapi yang terinfeksi cacing dan 1 kambing terkena radang paru-paru di 5 titik. 

Atas temuan itu, ia mengimbau panitia pelaksana pemotongan hewan kurban untuk membuangnya secara dikubur.

Tujuannya, agar hati sapi yang terinfeksi tidak ditemukan masyarakat lain dan disalahgunakan.

"Untuk temuan cacing hati, karena kami temukan menyeluruh hati, tidak hanya satu logus saja, maka kami minta agar dikuburkan karena tidak layak konsumsi."

"Kalau untuk temuan pada kambing ada 1 yang terkena radang paru-paru, masih bisa dikonsumsi asalkan dimasak dengan matang," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (21/7/2021).

Septian melanjutkan, untuk mengetahui adanya cacing dalam hati hewan tidak bisa hanya dengan melihat bentuk fisik hewan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved