Berita Purbalingga

Warga Kutasari Purbalingga Ditemukan Tewas di Sumur, Diduga Tercebur saat Serangan Epilepsi Kambuh

Sulemi (67), warga Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur, Rabu (14/7/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Seorang kakek bernama Sulemi (67), warga Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur, Rabu (14/7/2021).

Sulemi diduga tercebur ke dalam sumur saat menimba air dan mengalami serangan epilepsi yang lama diderita.

Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Kutasari yang segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi.

Kemudian, bersama petugas medis puskesmas setempat, mereka melakukan pemeriksaan jenazah korban.

Kapolsek Kutasari, Iptu Tedy Subiyarsono mengatakan, jenazah Sulemi ditemukan pertama oleh saksi bernama Sahroji (45), tetangga Sulemi.

Baca juga: Dikira Tewas Terpapar Covid, Pria Tertelungkup di Atas Motor di Purbalingga Ternyata Mabuk

Baca juga: Curi Tanaman Hias di Purbalingga, Pelaku Tembakkan Air Softgun Saat Ditangkap, Seorang Warga Terluka

Baca juga: Rumah Produksi Kerupuk di Senon Purbalingga Ini Terbakar, Begini Kronologi Penyebabnya

Baca juga: Alhamdulillah, Warga Pojen Purbalingga Tak Lagi Kesulitan Air Bersih saat Musim Kemarau

Saat itu, Sahroji yang sedang menebang bambu di kebun dekat sumur, mendengar suara orang menimba air.

Tidak berselang lama, terdengar suara benda jatuh ke dalam sumur.

Sahroji kemudian mendatangi sumur untuk mengecek. Dan ternyata, Sulemi sudah tercebur ke dalam sumur.

"Saksi kemudian memberi tahu warga sekitar dan berusaha menolong korban. Korban akhirnya berhasil dievakuasi dari sumur sedalam tujuh meter namun kondisinya sudah meninggal dunia," jelasnya.

Hasil pemeriksaan terhadap jenazah tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan.

Korban meninggal karena tenggelam di dalam sumur.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa Sulemi juga memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Baca juga: Penyekatan Jalan di Banyumas Diperluas, Ini 24 Titik Penutupan Jalan yang Berlangsung hingga 22 Juli

Baca juga: Bupati Semarang Klaim Kasus Covid di Wilayahnya Menurun 27 Persen selama Penerapan PPKM Darurat

Baca juga: Innalillahi Wainailahi Rojiun. Rois Syuriah PCNU Kabupaten Purworejo KHR Abdul Hakim Hamid Berpulang

Baca juga: Video Pria Bongkar Pembatas Jalan di Cilacap Viral, Begini Sikap Polisi

"Diduga, penyakit epilepsi yang diderita korban kambuh sehingga korban yang saat itu sedang menimba air, jatuh ke dalam sumur," kata kapolsek.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian di serahkan kepada keluarga untuk di makamkan.

Penyerahan jenazah disaksikan pemerintahan desa setempat. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved