Berita Jawa Tengah

Lapak Ganjar Dibuka Setiap Hari, Bisa Dimanfaatkan Seluruh UMKM Jateng, Begini Caranya

Ada kabar baik bagi para pelaku UMKM di Jawa Tengah. Program Lapak Ganjar yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir setiap hari

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Ilustrasi Lapak Ganjar. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Ada kabar baik bagi para pelaku UMKM di Jawa Tengah.

Program Lapak Ganjar yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan hadir setiap hari mulai Rabu (14/7/2021) hingga 20 Juli 2021 atau selama PPKM Darurat berlangsung.

Sebelumnya, program yang memanfaatkan akun Instagram @ganjarpranowo ini tayang sekali setiap Minggu.

Baca juga: Ganjar Sambangi dan Goda Pelajar Papua, Picu Gelak Tawa Seisi Asrama Mangunharjo Semarang

Baca juga: Dua Cara Buat Siapkan RSDC di Jateng, Ganjar: Konversi Rumah Sakit atau Gedung Pemerintahan

Baca juga: Hal Terburuk Bila PPKM Darurat Jateng Diperpanjang? Ini Skenario Kontingensi yang Disiapkan Ganjar

Baca juga: Ganjar Sidak di Gudang Obat Milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

Ganjar tak memungkiri, UMKM jadi salah satu sektor yang terdampak dari pelaksanaan PPKM Darurat dan kebijakan pengetatan lainnya.

Tak jarang ketika gowes pagi, Ganjar bertemu dan mendapat keluhan dari pelaku UMKM.

“Hampir setiap hari saya keliling kalau sepedaan itu nemu mereka ‘pak sepi pak', kadang-kadang WA saya 'pak gimana pak', ada kejadian yang lampunya dimatikan 'yah pak kami jualannya malem'."

"Maka kenapa mulai hari ini Lapak Ganjar saya hidupkan setiap hari,” paparnya.

Ganjar berharap melalui Lapak Ganjar bisa membantu mempromosikan usaha dari pelaku UMKM.

“Dengan harapan kita ikut membantu mempromokan karena ini banyak yang pasti terkendala dan kena dampak ini,” ujar Ganjar

Selain itu, pihaknya telah meminta Dinas Koperasi UMKM untuk mendata dan mengidentifikasi berapa banyak UMKM yang terdampak, termasuk pelaku UMKM yang menjajakan dagangannya di rest area Tol Jawa Tengah.

“Maka (Dinas Koperasi) UMKM saya minta untuk menghitung, berapa yang mereka tutup, bagaimana kondisinya, dan berapa yang terdampak."

"Biar yang bisa kita bantu ya kita bantu,” tandasnya.

Sebagai informasi, mulai 16-22 Juli 2021 seluruh Exit Tol di Jawa Tengah akan ditutup.

Langkah ini diambil kepolisian guna mengurangi mobilitas masyarakat untuk menekan penyebaran Covid-19. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Demi Tipu Gadis Jaten Karanganyar, Pelaku Jadi Dokter Kandungan, Raup Puluhan Juta Rupiah

Baca juga: Bupati Kebumen Curhat, Arif Sesalkan Masih Banyak Warga Tak Percaya Ada Covid-19

Baca juga: Darurat Covid, Bupati Cilacap Minta RS Swasta Ikut Layani Pasien Corona. Siapkan Sanksi Jika Tak Mau

Baca juga: Penyekatan di Banyumas Diperketat, Pekerja Esensial Wajib Tunjukkan SRTP dan Sertifikat Vaksin

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved