Kamis, 11 Juni 2026

PPKM Darurat Jateng

Ganjar Sidak di Gudang Obat Milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

Ganjar pun meminta Kadinkes Jateng Yulianto Prabowo segera berkoordinasi dengan pihak-pihak yang bertanggungjawab atas stok vaksin itu.

Tayang:
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sidak gudang obat milik Dinkes Jateng di Kawasan Industri Tambakaji, Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (14/7/2021). 

Lebih lanjut, Ganjar juga mengingatkan perihal manajemen pengelolaan vaksin yang tidak boleh diabaikan.

Proses pengambilan vaksin dari gudang sampai dengan fasilitas kesehatan harus dipastikan kualitasnya baik.

Rantai dinginnya harus betul-betul dicek kualitasnya, agar vaksin betul-betul sesuai spek yang ada dan tidak mengalami degradasi.

"Siapapun yang ingin menyuntikkan vaksin, harus betul-betul memastikan vaksin utuh, bagus dan tepat sasaran," ucapnya.

Diinformasikan, beberapa waktu lalu Jateng mendapat alokasi 20.000 lebih vial vaksin.

Satu vial bisa digunakan untuk 10 suntikan.

"Jadi ada sekitar 200 ribu dosis."

"Saya minta segera diambil."

"Tadi saya lihat Kudus dan Klaten sudah ambil."

"Saya minta daerah lain segera."

"Jadi tidak ada lagi stok vaksin di gudang ini, kecuali yang jadi buffer stok," tegasnya.

Sementara itu, Kadinkes Jateng Yulianto Prabowo mengatakan, stok vaksin yang ada di gudang sudah ada bagian masing-masing.

Ada yang untuk badan usaha tertentu, Pemkab/Pemkot, TNI/Polri termasuk rumah sakit vertikal.

"Meski instansinya beda-beda, tapi semua vaksin untuk masyarakat Jawa Tengah."

"Memang yang melaksanakan beda-beda," ucapnya.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved