Breaking News:

Penanganan Corona

Ganjar Kembali Marah, Melihat Kerumunan Program Vaksinasi di Holy Stadium Marina Semarang

Saya udah dapat laporan dua kali lho, bagus sih (program vaksinasinya) tapi kalau kerumunan kaya gini bahaya. Dimulai dari pintu masuk dan sebagainya.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar kerumunan calon penerima vaksin dapat diatasi di Holy Stadium Marina Semarang, Rabu (14/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - SEMARANG - Berangkat dari kediaman Rumah Dinas Puri Gedeh sekira pukul 06.00, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan rutinitas olahraga bersepeda sembari mengecek situasi PPKM Darurat di Kota Semarang, Rabu (14/6/2021).

Saat tiba di kawasan Marina, ia kemudian mengarah ke sentra vaksinasi yang digelar di Holy Stadium Marina Semarang.

Di pintu utama, Ganjar terus gowes dan hanya sesekali menyapa petugas sembari mengingatkan warga yang tak sesuai penggunaan maskernya.

Baca juga: Kabupaten Semarang Dapat Tambahan 6.000 Vaksin Sinovac, Dinkes: Sasaran Lansia dan Pelayan Publik

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun Dimulai, 1.250 Siswa SMA Negeri 1 Semarang Terima Vaksin Covid

Baca juga: Semua Exit Tol di Jateng Bakal Ditutup, Tanggapan Ganjar: Dukung Tapi Tolong Diperhitungkan

Baca juga: Ganjar Sambangi dan Goda Pelajar Papua, Picu Gelak Tawa Seisi Asrama Mangunharjo Semarang

Namun saat berada di bagian belakang, Ganjar berhenti dan langsung masuk ke dalam karena melihat kerumunan calon penerima vaksin.

Seusai memarkir sepedanya, Ganjar berjalan menuju bagian dalam gedung dan menemui penanggung jawab serta aparat keamanan.

Kepada mereka, Ganjar meminta agar kerumunan calon penerima vaksin dapat diatasi.

"Kerumunan e kok okeh banget ya mas, ini kita review (tinjau ulang), Mas," kata Ganjar.

Gubernur rupanya sudah dua kali menerima laporan adanya kerumunan di sentra vaksinasi tersebut.

Untuk itu, dirinya meminta pihak panitia maupun aparat keamanan mengevaluasi ulang alur pelaksanaan vaksinasi.

"Saya udah dapat laporan dua kali lho, bagus sih (program vaksinasinya) tapi kalau kerumunan kaya gini bahaya."

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved