Breaking News:

Penanganan Corona

Cerita Petugas Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Banjarnegara: Gunadi Menahan Perihnya Kaki

Mulanya, tim ini memiliki 15 anggota, namun belakangan jumlahnya menyusut hanya tinggal tiga orang tim inti di RSI Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Akhir-akhir ini raungan sirine ambulans yang melintas semakin akrab di telinga warga.

Kendaraan itu juga sering masuk dan keluar areal pemakaman.

Di dalamnya ada petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, dari ujung kaki, hingga ujung rambut.  

Mereka adalah tim yang sudah terlatih menangani jenazah pasien Covid-19.

Baca juga: Begini Cerita Pasutri Tinggal di Hutan Desa Sigaluh Banjarnegara, Alasannya Kurangi Pikiran Negatif

Baca juga: RSI Banjarnegara Kembali Berkreasi, Ciptakan Alat Portable Bernama POCBIH, Bantu Pernapasan Pasien

Baca juga: Pakai Kaus Oblong dan Topi, Cara Lain Bupati Banjarnegara Sidak Penyaluran BLT PPKM di Sigeblok

Baca juga: Di Banjarnegara, Keluarga Terdampak PPKM Darurat Dapat Rp 300 Ribu, Disalurkan Melalui Kantor Pos

Di RSI Banjarnegara misalnya, ada tim khusus yang menangani jenazah Covid-19. 

Namanya unik, Tim Detasmen Tutup Bumi 19 (Dentum 19).

Mereka bertugas mulai dari mensucikan, mengkafani, memasukkan ke dalam peti jenazah, membawa ke makam, hingga memakamkan serta prosesi mendoakan jenazah.  

Gunadi, anggota tim Dentum 19 menceritakan, timnya terbentuk sejak awal-awal Covid-19 melanda, pada 2020. 

Tim yang mulanya hanya menangani jenazah biasa, kemudian diberi bekal khusus tata cara pemulasaraan jenazah covid 19 sesuai protokol kesehatan.

Serta disesuaikan aturan pemerintah, khususnya Kemenag.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved