PPKM Darurat Jateng
Perusahaan Suplier dan Distributor Oksigen Digabung, Gubernur Jateng: Hadapi Kondisi Darurat
Sejumlah upaya ditempuh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mempercepat penambahan suplai serta distribusi oksigen.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
Hal itu sudah dilakukan oleh RSUD dr Moewardi Surakarta.
"Maka tadi kita sampaikan sama PERSI (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) apakah setuju, minimal dari sisi penghematan."
"Jadi gerakannya di hulu kita mencari, transporternya aman, rumah sakit bisa berhemat tapi ini sustain."
"Sehingga kemudian stok yang ada di rumah sakit itu mencukupi untuk mengcover pasien," tegasnya.
Selain itu, Ganjar juga berencana menggabungkan pengelolaan perusahaan supplier dengan distributor oksigen di masa darurat ini.
Sehingga pelaksanaannya bisa terbuka dan lebih cepat mengatasi ketersediaan oksigen ini.
"Perusahaan-perusahaan supplier yang ada, distributor yang ada kita mau gabungkan agar punya MoU sehingga menjadi open akses, kalau nggak kan nanti sendiri-sendiri,"
"Ini punyaku kok saya nggak mau setor sana kok’, nggak bisa, ini kondisi darurat," tandasnya. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Penyekatan Jalan di Purwokerto Banyumas Diperluas saat Akhir Pekan, Ini 13 Titik yang Ditutup
Baca juga: Karyawan KSP Ditangkap, Lagi Pesta Sabu Bersama Tiga Rekannya di Rumah Kos Padamara Purbalingga
Baca juga: Begini Cerita Pasutri Tinggal di Hutan Desa Sigaluh Banjarnegara, Alasannya Kurangi Pikiran Negatif
Baca juga: Kisah Sukses Petani di Kejajar Wonosobo, Berangkat Haji dan Kuliahkan Anak Menjadi Dokter