PPKM Darurat Jateng

Gubernur Ganjar: Alhamdulillah, Wilayah Zona Merah Menurun di Jateng

Berbagai upaya penanganan kasus COVID-19 yang dilakukan Pemprov Jateng menunjukkan hal positif.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Berbagai upaya penanganan kasus Covid-19 yang dilakukan Pemprov Jateng menunjukkan hal positif.

Jumlah zona merah Covid-19 di Jawa Tengah telah menurun.

Jika pekan sebelumnya tercatat 25 kabupaten/kota yang masuk zona merah, kini per Senin (12/6/2021) menjadi 19 zona merah.

Rinciannya antara lain Klaten, Kota Semarang, Purworejo, Kendal, Batang, Kabupaten Semarang, Banjarnegara, Temanggung.

Wonosobo, Brebes, Pati, Rembang, Kota Pekalongan, Sukoharjo, Kebumen, Kota Tegal, Pemalang, Karanganyar dan Sragen.

Baca juga: Saya Kira Milik Istri, Viral Medsos Dedi Ambil Handphone Penjaga Konter di Semarang

Baca juga: Jumat 16 Juli 2021, Seluruh Pasar Ditutup Sehari di Kabupaten Semarang, Bakal Disemprot Disinfektan

Baca juga: Pembatasan Mobilitas Warga Belum Penuhi Target di Jateng, Ganjar: Kini Mulailah di Level Desa

Baca juga: Gubernur Ganjar Ajak ASN Perbanyak Belanja di Warung Tetangga, Tapi Cukup Secara Online

Sedangkan untuk kasus aktif tertinggi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan terjadi di Kota Semarang dengan total 1.852 kasus.

Kemudian disusul daerah Klaten dengan 1.554 kasus dan Banjarnegara yakni 1.415 kasus.

Selain itu, Kabupaten Kendal berada di posisi keempat tertinggi dengan 1349 kasus, lalu diikuti Kebumen dengan 1251 kasus.

Terkait angka keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR), Ganjar mengatakan saat ini sudah cukup bagus.

Bed occupancy ratio BOR ICU yang sempat tinggi pada minggu lalu, saat ini sudah turun di angka 77,83 persen.

Sementara tempat tidur isolasi juga turun menjadi 85,07 persen.

"BOR nya membaik."

"Kemarin kita sempat deg-degan, maka saya minta teman-teman bupati/wali kota menambah ICU dan isolasi."

"Sekarang sudah membaik, tapi saya tetap meminta dilakukan penambahan dan dibuat skenario dukungan rumah sakit darurat," ucap Ganjar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved