Berita Banjarnegara Hari Ini

Semoga Ada Dermawan Buat Jirno, Difabel Asal Banjarnegara Ini Butuh Biaya Tambahan Modifikasi Motor

Di sebuah jalan turunan, kendaraan pengangkut ban yang ditumpanginya tiba-tiba hilang kendali, hingga mengalami kecelakaan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Jirno (45), warga Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.  

"Saya merantau untuk mengubah nasib, ternyata Allah mengubah nasib saya, menjadi seperti ini, " katanya.

Sempat koma beberapa hari, di rumah sakit, Jirno akhirnya tersadar.

Dia seperti diberi kehidupan kedua.

Tetapi ia harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya.

Punggungnya yang patah harus dipasang pen.

Kakinya tak lagi bisa digerakkan. 

Jirno akhirnya dibawa pulang ke Banjarnegara.

Kepulangannya ternyata pula membawa duka.

Asa memperbaiki nasib di tanah rantau patah.

Mental Jirno sempat terpuruk.

Dia sempat tak bisa menerima keadaan yang tak berpihak kepadanya.

Dia sering meringis menahan sakit, sampai kesulitan tidur, kecuali hanya empat jam setelah meminum obat penahan nyeri. 

Perlahan ia bisa menerima keadaan.

Dia bersyukur diberi kehidupan, apapun kondisinya.

Dia sadar, ada kehidupan abadi di luar dunia yang fana. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved