Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Candi Cetho Ditutup Hingga 2 Juli 2021, Disparpora Karanganyar: Hindari Kerumunan Pengunjung

Objek wisata yang ditutup sementara meliputi Candi Sukuh Kecamatan Ngargoyoso, Candi Cetho Kecamatan Jenawi, dan Museum Dayu Kecamatan Gondangrejo.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
DOKUMENTASI - Suasana di objek wisata Candi Cetho, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Kamis (29/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Tiga objek wisata di Kabupaten Karanganyar yang dikelola Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng ditutup sementara hingga 2 Juli 2021. 

Objek wisata yang ditutup sementara itu meliputi Candi Sukuh di Kecamatan Ngargoyoso, Candi Cetho di Kecamatan Jenawi, dan Museum Dayu di Kecamatan Gondangrejo.

Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, penutupan ketiga objek wisata itu dilakukan sesuai perintah BPCB Jateng.

Dimana tujuannya adalah untuk mengurangi kerumunan pengunjung. 

Baca juga: Karyawan Diupayakan Tetap Dapat Upah, Pasca Pabrik Sepatu di Jaten Karanganyar Ditutup Sementara

Baca juga: Belajar Tatap Muka Jadi Dilaksanakan Juli 2021? Bupati Karanganyar: Cuma Tinggal Tekan Tombol Saja

Baca juga: Pabrik Sepatu di Jaten Karanganyar Ditutup Sementara, Tercatat Ada 95 Karyawan Positif Covid-19

Baca juga: Viral, Makanan Kafe di Tawangmangu Karanganyar Ini Dibanderol Jutaan. Nasi Putih Seharga Rp 5 Juta

"Ditutup mulai hari ini hingga 2 Juli 2021," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (22/6/2021). 

Adanya penutupan ketiga objek cagar budaya itu telah disosialisasikan Disparpora Kabupaten Karanganyar melalui media sosial.

Selain itu pengumuman soal penutupan itu juga akan dipasang di ketiga lokasi objek wisata tersebut.  

Meski operasional objek wisata di tiga lokasi itu ditutup sementara, lanjut Titis, petugas tetap melakukan pemeliharaan dan perawatan, termasuk penjagaan. 

Dia menuturkan, penutupan objek wisata di tiga lokasi itu selama 10 hari tentu berdampak terhadap PAD.

Kendati demikian dampak tersebut merupakan konsekuensi dari adanya pandemi Covid-19. (Agus Iswadi)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Fans PSIS Semarang Bersabarlah, Kedatangan Jonathan Cantillana Tertunda Karena Hal Ini

Baca juga: Dikabarkan Diminati Klub Korea Selatan Seongnam FC, Begini Respon Bek PSIS Semarang Pratama Arhan

Baca juga: Sering Terjadi Pelanggaran Prokes, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Awasi Pasar Hingga Restoran

Baca juga: Kebumen Masuk Lima Besar Kasus Covid-19 di Jateng, Arif Bentuk Enam Tim Khusus, Ini Tugas Mereka

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved