Penanganan Corona
Begini Kondisi Hari Ketiga Puluhan Taruna Poltran Tegal, Camat: Mereka Baik dan Sehat
Camat Tegal Timur, Dorres Indrian menjelaskan, ditemukannya 22 taruna reaktif tersebut bermula dari rapid tes antigen yang dilakukan oleh PKTJ Tegal.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Kondisi 22 taruna Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada hari ketiga dinyatakan baik dan sehat, Rabu (16/6/2021).
Para taruna PKTJ atau yang lebih dikenal dengan kampus Poltran Tegal tersebut, sebelumnya mengikuti rapid tes antigen, pada Senin (14/6/2021).
Mereka saat ini sedang menjalani isolasi mandiri sembari menunggu hasil Tes PCR (Polymerase Chain Reaction).
Baca juga: Beginilah Nasib SMPN 12 Tegal, Peminat Terus Menurun Tiap Tahun, Tiga Faktor Ini Jadi Penyebabnya
Baca juga: 36 Nakes Kota Tegal Positif Covid, Dinkes Butuh Bantuan Dokter dan Perawat Berumur di Bawah 50 Tahun
Baca juga: Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Jembatan KA Marganda Tegal, Ada Tahi Lalat di Hidung Kiri
Baca juga: Kota Tegal Dikeliling Wilayah Zona Merah Covid-19, Sekda Johardi Minta Warga Lakukan Hal Ini
Camat Tegal Timur, Dorres Indrian Nugroho mengatakan, kondisi 22 taruna tersebut dalam keadaan sehat.
Mereka menjalani isolasi mandiri terpusat di Gedung Garuda PKTJ Tegal.
Dia mengatakan, status mereka adalah reaktif Covid-19.
Mereka reaktif atas hasil rapid tes antigen yang dilakukan oleh pihak kampus.
"Alhamdulillah sampai hari ini kondisi 22 taruna itu dalam keadaan sehat," kata Dorres kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (16/6/2021).
Dorres menjelaskan, ditemukannya 22 taruna reaktif tersebut bermula dari rapid tes antigen yang dilakukan oleh PKTJ Tegal.
Pihak kampus secara rutin melakukan rapid tes antigen seminggu sekali.
Dia mengatakan, jumlah keseluruhan taruna di PKTJ Tegal sekira 800 orang.
Namun hanya 147 taruna yang dijadwalkan sedang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di kampus.
Menurut Dorres, setiap minggu, 147 taruna tersebut menjalani rapid tes antigen.
Hasil pada minggu pertama, rapid tes antigen mereka dinyatakan negatif semua.
Kemudian pada minggu kedua, ditemukanlah 22 taruna yang berstatus reaktif Covid-19.