Teror Virus Corona
Ledakan Covid di Kudus Dipicu Varian India, Aziz Imbau Warga Pakai Double Masker
Covid-19 varian India telah merambah di Kabupaten Kudus. Bahkan, diperkirakan, varian ini yang memicu ledakan kasus di wilayah tersebut.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Covid-19 varian India telah merambah di Kabupaten Kudus. Bahkan, diperkirakan, varian ini yang memicu ledakan kasus di wilayah tersebut.
Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Aziz Achyar, membenarkan informasi tersebut.
"Ya, betul (varian India-red)," ujarnya, lewat Whatsapp, Sabtu (12/6/2021).
Menurutnya, varian tersebut, 50 persen lebih menular dibandingkan varian Inggris. Namun, virus itu masih terdeteksi polymerase chain reaction (PCR).
Baca juga: Tracking Masif di Kudus, Sehari Bisa Capai Dua Ribu Orang, Belum Tunjukkan Penurunan Kasus
Baca juga: Pemkab Kudus Hentikan Pengiriman Warga Positif Covid ke Asrama Haji Donohudan, Jumlah Bed Menipis
Baca juga: Pulang Jagong dari Kudus, 8 Warga Paranggupito Wonogiri Positif Covid-19
Baca juga: Warga Kudus Gelar Istigasah, Berharap Pandemi Covid-19 Berakhir
Gejalanya dan tingkat bahaya varian ini sama dengan varian Covid-19.
"Virus ini masih terdeteksi lewat PCR," kata dia.
Dia mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bila perlu, menggunakan dobel masker.
Satu lapis masker bedah, sedangkan lapisan luarnya menggunakan masker kain.
"Saya imbau, prokes (protokol kesehatan-red) ketat. Pakai dobel boleh, yang satu pakai masker kain," ujar dia.
Penggunaan masker kain dan masker medis bisa meningkatkan efektifitas filtrasi terhadap virus hingga 96,4 persen.
Masker kain bagian luar efektifitasnya 65 persen, masker medis bagian dalam dengan efektifitas 85 persen.
"Penggunaan dua lapis masker efektifitasnya meningkat hingga 96,4 persen," ujar dia. (Raka F Pujangga)
Baca juga: 64 Pedagang di Pantai Alam Indah Tegal Jalani Swab, Kapolres: Alhamdulillah Semua Negatif
Baca juga: Kobaran Api Kembali Muncul di Tanki Benzene Kilang Pertamina RU IV Cilacap, Ini Penjelasan GM
Baca juga: Sembako Bakal Dikenai PPN, Pedagang Pasar Jateng: Jangan Tambah Penderitaan Kami
Baca juga: 100 Hari Kerja, Bupati Kebumen Klaim Seluruh Programnya Terlaksana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/petugas-medis-tengah-berdinas-di-ruang-isolasi-anggrek-rsud-dr-loekmono-hadi-kudus.jpg)