Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Sembako Bakal Dikenai PPN, Pedagang Pasar Jateng: Jangan Tambah Penderitaan Kami

Bahan pokok atau sembako sebagai obyek pajak pertambahan nilai (PPN), menuai protes Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jateng.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
ILUSTRASI - Pedagang daging ayam di Pasar Baru Kudus melayani pembeli, Selasa (11/5/2021). Dua hari menjelang Lebaran, harga daging ayam mengalami kenaikan, terutama ayam kampung. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Rencana pemerintah menjadikan bahan pokok atau sembako sebagai obyek pajak pertambahan nilai (PPN), menuai protes Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jateng.

Sebelum menjadi kebijakan, rencana itu dinilai perlu ditinjau ulang, supaya tidak merugikan pedagang dan masyarakat.

Baca juga: Empat Remaja Ditunjuk Jadi Duta Jo Kawin Bocah, Tugasnya Kampanye Risiko Pernikahan Dini di Jateng

Baca juga: DPRD Jateng Tanggapi Kerumunan Saat Vaksinasi di SVG Jateng: Jangan Beraksi Sendiri Kayak Film Rambo

Baca juga: Cerita Tukang Jagal di Kampung Bustaman Semarang, Kini Tinggal Hitungan Jari Telunjuk

Baca juga: Ini Keistimewaan Tol Semarang-Demak Menurut Presiden Jokowi

"Pemerintah harus mempertimbangkan banyak hal, sebelum menggulirkan kebijakan tersebut."

"Terlebih lagi, situasinya sedang pandemi Covid-19."

"Dimana perekonomian juga sedang sulit," kata Ketua DPW IKAPPI Jateng, Rahayu Senjayawati kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (12/6/2021).

Kondisi demikian akan meresahkan pedagang dan masyarakat.

Jika bahan pokok dikenakan PPN, akan membebani masyarakat.

Sebagaimana diketahui, barang yang dikenakan PPN, seperti beras dan gabah, jagung, sagu, daging, telur, susu, buah-buahan, kedelai, garam konsumsi, umbi-umbian, sayuran, gula, dan bumbu-bumbuan.

Menurutnya, wacana pajak tersebut bak jatuh tertimpa tangga, jatuhnya ke jurang pula.

Kondisi saat ini pedagang juga sedang terpuruk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved